Minggu, 18 Okt 2020 18:10 WIB

Terpopuler Sepekan: Keistimewaan Golongan Darah O yang Disebut 'Kebal' COVID-19

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
closeup of a blood bag with a label with the text O RH positive on the doctors office Keistimewaan golongan darah O yang disebut kebal COVID-19. (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta -

Dua studi terbaru mempertegas kaitan antara golongan darah dengan risiko infeksi virus Corona COVID-19. Kesimpulan dari kedua studi ini menyebut orang-rang dengan golongan darah O lebih jarang virus mengalami komplikasi berat akibat virus Corona COVID-19.

Salah satu studi dilakukan di Kanada, menunjukkan bahwa di antara 95 pasien yang mengalami gejala parah akibat COVID-19, pasien dengan golongan darah A atau AB sebanyak 84 persen, membutuhkan alat bantu pernapasan.

Sementara untuk pasien dengan golongan darah O dan B hanya 61 persen yang membutuhkan alat bantu pernapasan.

Selain disebut lebih 'kebal' terhadap COVID-19, ternyata orang dengan golongan darah O juga memiliki keistimewaan lain. Di antaranya sebagai berikut.

Golongan darah O adalah donor universal

Pemilik golongan darah O dapat mendonorkan darahnya ke semua golongan darah. Hal ini karena golongan darah O tidak memiliki antigen seperti golongan darah lainnya, sehingga reaksi yang timbul saat transfusi darah akan menjadi lebih kecil.

Meski begitu, ada catatan bahwa golongan darah O positif hanya bisa mendonorkan ke sesama rhesus positif (O+, A+, B+, AB+). Sementara untuk golongan darah O negatif bisa mendonorkan ke semua tipe golongan darah, baik positif maupun negatif.

Golongan darah O berisiko lebih kecil terkena sakit jantung

Keistimewaan selanjutnya adalah orang dengan golongan darah O memiliki risiko lebih kecil untuk terkena penyakit jantung koroner. Pasalnya, golongan darah O memiliki jumlah protein yang rendah, sehingga lebih terlindungi dari risiko pembekuan darah.



Simak Video "Golongan Darah A Paling Berisiko Terinfeksi Parah Sars-CoV-2"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)