Minggu, 18 Okt 2020 05:50 WIB

Golongan O Disebut 'Kebal' COVID-19, Bisakah Ganti Golongan Darah?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Stok darah di PMI Jakarta Utara selama Ramadan dan Lebaran masih mencukupi. Stok saat ini mencapai 6 ribu kantong darah. Bisakah seseorang mengubah golongan darah? (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Berbagai penelitian menyebut golongan darah O punya berbagai keistimewaan. Terbaru, golongan darah ini disebut-sebut lebih terlindungi dari komplikasi virus Corona COVID-19.

Mengingat belum ada obat yang terbukti manjur untuk mengobati COVID-19, keistimewaan ini tentu bikin iri pemilik golongan darah lainnya. Muncul pertanyaan, bisakah seseorang mengubah golongan darah?

Berbagai upaya telah dilakukan oleh para ilmuwan untuk mewujudkan hal tersebut. Pada 2015, ilmuwan dari University of British Columbia di Kanada menggunakan bakteri untuk mengubah golongan darah A dan B menjadi 'mirip' O.

Para ilmuwan menggunakan enzim 98 glycoside hydrolase yang diekstrak dari bakteri Streptococcus pneumoniae. Hasilnya, enzim tersebut mampu memotong dan memodifikasi antigen dalam darah menjadi lebih mirip golongan darah O.

Tentu saja ada keterbatasannya. Dikutip dari Popular Science, golongan darah yang dihasilkan bagaimanapun tidak benar-benar berubah menjadi O. Namun setidaknya, ada harapan untuk terus dikembangkan hingga sesuai harapan suatu saat nanti.



Simak Video "Golongan Darah A Paling Berisiko Terinfeksi Parah Sars-CoV-2"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)