Selasa, 20 Okt 2020 07:30 WIB

Kisah Pilu Wanita yang Meninggal karena COVID-19 di Pesawat

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Kisah pilu wanita yang meninggal karena COVID-19 di pesawat. (Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal)
Jakarta -

Seorang wanita meninggal karena COVID-19 saat berada di pesawat. Wanita berusia tiga puluhan ini meninggal saat akan melakukan perjalanan dari Arizona ke Texas, sebut para pejabat Texas, Minggu kemarin.

Dikutip dari Daily Star, wanita yang hanya diidentifikasi sebagai penduduk Garland, Texas, meninggal saat pesawat masih di landasan di Arizona. Namun, belum bisa dipastikan apakah wanita itu mengetahui dirinya positif COVID-19.

Pasalnya, para pejabat Texas pun tidak mengidentifikasi kematiannya beberapa waktu lalu sebagai kematian akibat COVID-19. Padahal wanita ini sempat mengalami sesak napas, salah satu gejala khas COVID-19.

Saat sesak napas, wanita itu pun sempat diberikan oksigen. Namun, hingga kini para pejabat Texas tidak mengidentifikasi maskapai mana yang menjadi pemilik pesawat tersebut.

"Sebelum wanita itu meninggal, dia mengalami kesulitan bernapas dan diberi oksigen," ujar Dallas County Judge Clay Jenkins.

"Dia juga memiliki kondisi kesehatan yang berisiko tinggi," kata para pejabat dalam rilis berita Minggu.

Meskipun wanita itu meninggal pada 25 Juli, pemerintah daerah baru diberitahu bahwa itu adalah kematian terkait COVID-19 baru-baru ini. Hal ini diungkap Jenkins kepada stasiun TV WFAA.

Menurutnya, kematian wanita ini menjadi pengingat bahwa tidak ada batasan usia terkait risiko COVID-19.

"Saya akan sangat mendorong orang untuk tidak berpikir bahwa mereka tidak terkalahkan dariCOVID-19 karena mereka tidak menganggap dirinya dalam kategori berisiko tinggi," katanya.

Studi CDC lainnya menemukan bahwa 1 dari 5 orang berusia 18 hingga 34 tahun yang dites positif COVID-19 belum pulih setelah beberapa minggu dan bisa jadi sakit kronis.

Hingga Senin pagi, Texas telah memiliki setidaknya 868.917 kasus COVID-19 dan 17.541 kematian terkait, menurut database New York Times.

Texas Tribune melaporkan, Texas melihat peningkatan rawat inap pasien COVID-19 karena para pejabat memperingatkan bahwa negara tersebut dapat melihat lonjakan lagi.

Minggu lalu, ancaman risiko virus Corona Dallas County dipindahkan ke level merah tertinggi karena gelombang baru dan kasus cepat meningkat.



Simak Video "Tips Aman Berkegiatan Sehari-hari Agar Bebas Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)