Kamis, 13 Agu 2020 12:01 WIB

Kisah Pilu Ayah-Anak Sesama Dokter Meninggal karena Corona

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Otoritas Rusia untuk pertama kalinya menyebarkan data 101 petugas medis meninggal akibat COVID-19 setelah beredarnya data lain terkait hal tersebut. Ilustrasi pasien Corona. (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Dua dokter terkenal di Florida, Amerika Serikat (AS), yang keduanya merupakan ayah dan anak meninggal dunia akibat terinfeksi virus Corona COVID-19.

Dikutip dari CNN, kedua dokter itu bernama Dr Carlos Vallejo (57) dan ayahnya Dr Jorge Vallejo (89). Disebutkan, mereka mengalami komplikasi COVID-19 sebelum meninggal dunia.

Jorge merupakan seorang pensiunan dokter kandungan. Ia telah menangani persalinan banyak pasien selama 45 tahun di Miami.

Sementara itu, Carlos adalah salah satu dokter yang bertugas di garda terdepan dalam menangani pasien Corona.

Anak Carlos, Charlie Vallejo, mengatakan bahwa ayahnya bekerja sepenuh hati dan memperlakukan setiap pasien layaknya keluarga. "Dia meninggal sebagai pahlawan," ucap Charlie.

Keduanya meninggal dalam jarak waktu lima minggu

Jorge meninggal pada 27 Juni 2020 ketika Carlos masih berjuang melawan COVID-19. Carlos diberitahu melalui FaceTime oleh keluarganya kalau ayahnya telah meninggal dunia.

"Sekelilingnya (Carlos) hanya ada mesin dan tidak ada kontak manusia. Jadi aku pikir ini bisa membuatnya semakin hancur," kata Charlie.

Lima minggu kemudian setelah di rawat di ICU dan sempat menggunakan ventilator selama dua minggu, Carlos pun dinyatakan meninggal dunia pada 1 Agustus 2020.

"Dia adalah seorang juara, dia merupakan pejuang yang berjuang sampai akhir," ujar Charlie.

Selain itu, diketahui lima anggota keluarga Vallejo pun dinyatakan positif Corona, termasuk istri Carlos. Pihak keluarga percaya kalau Carlos sudah sangat berhati-hati sebelumnya saat bertugas, tetapi kenyataannya ia tetap terinfeksi saat merawat pasien.

Carlos merupakan salah satu dari 900 lebih tenaga medis di AS yang meninggal karena COVID-19.



Simak Video "Di Amerika, 1 Orang Mati Setiap 40 Detik Akibat Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)