Selasa, 27 Okt 2020 16:58 WIB

Update Corona Sepekan Terakhir: Tren Kasus Baru Turun, Kematian Meningkat

Firdaus Anwar - detikHealth
Jenazah sedang dimakamkan di di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Selasa (8/9/2020). Pada Jumat (4/9/2020) kemarin, liang lahat hanya tinggal 1.100. Diperkirakan jumlah tersebut hanya bisa memenuhi kebutuhan maksimal 2 bulan. Terjadi peningkatan jumlah pasien COVID-19 yang meninggal. (Foto ilustrasi: Rengga Sancaya)
Jakarta -

Satgas COVID-19 mengumumkan kondisi wabah Corona di Indonesia saat ini. Tren kasus baru dalam sepekan terakhir disebut menurun, namun angka kematian meningkat.]

Satgas Penanganan COVID-19 lewat juru bicaranya, Wiku Adisasmito, mengumumkan kondisi wabah Corona di Indonesia saat ini semakin membaik. Dalam sepekan terakhir disebut tren kasus baru COVID-19 semakin menurun.

"Di minggu ini terlihat perkembangan kasus COVID-19 di tingkat nasional cenderung menurung dibandingkan pekan sebelumnya. Pada level nasional di pekan ini terjadi penurunan kasus positif sebesar 4,5 persen. Ini adalah perkembangan ke arah yang lebih baik karena kasus positif mengalami penurunan," kata Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan BNPB, Selasa (27/10/2020).

Dalam catatan Satgas COVID-19, terhitung dalam seminggu hingga tanggal 18 Oktober terdapat 28.539 kasus COVID-19 baru. Sementara di minggu lalu hingga tanggal 25 Oktober kasus baru COVID-19 berada di angka 27.225.

Wiku mengimbau meski ada tren penurunan kasus baru, daerah tetap harus waspada karena kasus dapat kembali meningkat bila lengah.

Lebih lanjut Wiku juga membeberkan tren angka kematian pasien Corona di Indonesia meningkat. Di minggu ini terjadi peningkatan 18 persen kasus kematian pasien positif COVID-19 dibandingkan minggu sebelumnya.

Sebelumnya dalam periode seminggu hingga tanggal 18 Oktober terdapat total 665 pasien COVID-19 yang meninggal. Pada minggu berikutnya hingga tanggal 25 Oktober, angka tersebut meningkat jadi 785 pasien meninggal.

"Meski penambahan kasus positif mingguan menurun, namun jumlah kematian pekan ini mengalami kenaikan dengan angka yang lebih besar dibandingkan sebelumnya," ungkap Wiku.



Simak Video "Imunitas Tiap Orang Berbeda, Perhatikan Faktor yang Memengaruhinya"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)