Selasa, 27 Okt 2020 17:09 WIB

Satgas COVID-19 Tegaskan Video Aliansi Dokter Dunia Termasuk Misinformasi

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Para pekerja di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Rangon, Jakarta, menerima bantuan 60 alat pelindung diri (APD) hamzat, dan ratusan paket sembako. Klarifikasi Satgas COVID-19 terkait video aliansi dokter dunia. (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta -

Baru-baru ini viral sebuah video dari aliansi dokter dunia yang menyebut COVID-19 tidak nyata. Video ini, menurut sosok yang berbicara di dalamnya, dibuat pada 10 Oktober 2020 lalu.

Dalam video tersebut, beberapa dokter meyakini bahwa fakta yang diungkapkan selama ini soal data kapasitas rumah sakit dan hasil tes COVID-19 hanya dibuat-buat.

Menanggapi ini, juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito memberikan klarifikasi dan menegaskan konten tersebut sebagai misinformasi.

"Saya juga ingin melakukan klarifikasi terhadap video pernyataan aliansi dokter dokter dunia tentang COVID-19. Penting untuk diketahui, bahwa konten yang disebarkan oleh kelompok aliansi dokter dunia masuk ke dalam kategori misinformasi," tegasnya siaran pers di BNPB melalui kanal YouTube Selasa (27/10/2020).

Prof Wiku menjelaskan ada tiga bentuk misinformasi terkait COVID-19, yaitu misinformasi keyakinan yang bersifat umum, keyakinan terhadap teori konspirasi, dan keyakinan dari agama.

Ia menjelaskan bahwa konten informasi dalam video tersebut berisi misinformasi dengan menyamakan COVID-19 dengan virus influenza.

"Penting untuk diketahui, penyebab dinamika transmisi dan akibat dari kedua penyakit tersebut sangat berbeda," jelas Prof Wiku.

Prof Wiku juga mengatakan, misinformasi ini bisa menghambat respon seseorang terhadap informasi. Akan lebih baik jika masyarakat mengevaluasi informasi tersebut ke sumber terpercaya, seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), CDC, PBB, Kementerian Kesehatan, dan Satgas Penanganan COVID-19.



Simak Video "Sederet Fakta Vaksin COVID-19 Pfizer yang Uji Klinisnya Sudah Rampung"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)