Minggu, 01 Nov 2020 12:51 WIB

Tersangka Positif COVID-19, Sidang Kartun Nabi Muhammad Charlie Hebdo Ditunda

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Police officers and firefighters gather in front of the offices of the French satirical newspaper Charlie Hebdo in Paris, after armed gunmen stormed the offices leaving casualties, according to the publications cartoonist, and six seriously injured Foto: The Independent
Jakarta -

Sidang kasus tragedi kartun Nabi Muhammad Charlie Hebdo dihentikan sementara hingga Rabu 4 November mendatang. Tersangka utama dalam persidangan atas serangan kepada majalah satire Charlie Hebdo tahun 2015 silam positif COVID-19.

Adalah Ali Riza Polat, dituduh telah membantu 12 orang pembunuh terkait kasus serangan kepada majalah satire mingguan Charlie Hebdo. Termasuk seorang polisi wanita, dan empat orang diduga telah disandera di supermarket Yahudi.

Dikutip dari Channel News Asia, dirinya menjadi salah satu yang menerima dakwaan berat. Bila terbukti bersalah ia bisa mendekam di penjara seumur hidup.

Pria berusia 35 tahun itu sempat muntah dan diperiksa oleh dokter. Hal ini pun menjadi salah satu alasan yang akhirnya mendorong hakim untuk menangguhkan pengadilan hingga minggu depan.

"10 terdakwa sekarang harus diuji dan dimulainya kembali persidangan akan tergantung pada hasil tes ini dan perkembangan kesehatan orang-orang yang bersangkutan", kata hakim ketua Regis de Jorna dalam email kepada pengacara pada hari Sabtu.

Dia mendesak semua orang di pengadilan untuk memperhatikan jaga jarak dan semua peserta harus memakai masker.

"Penangguhan sidang akan menunda kesimpulan sidang, yang dibuka pada 2 September," lanjutnya.

Pengacara pembela dijadwalkan untuk mengajukan pembelaan pada 6, 9, 10 dan 11 November dengan harapan hasil keputusan keluar pada 13 November mendatang.

Empat belas orang diadili di pengadilan khusus terorisme atas dukungan mereka untuk tiga jihadis yang disebut melakukan serangan terkait Charlie Hebdo Januari 2015. Kala itu, semua penyerang ditembak mati oleh polisi setempat.

Prancis kembali lockdown pada hari Jumat setelah peningkatan tajam kasus virus Corona, menjadi tindakan terbaru untuk mengekang penyakit yang telah menginfeksi lebih dari 44,5 juta orang di seluruh dunia dan menewaskan hampir 1,2 juta.



Simak Video "Indonesia Juga Terima Vaksin AstraZeneca dari Prancis"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)