Senin, 09 Nov 2020 19:26 WIB

Serba-serbi Cek Gula Darah untuk Diabetesi

Nurcholis Maarif - detikHealth
cek gula darah Foto: shutterstock
Jakarta -

Selain menjalankan pola makan sehat, memeriksa kadar gula darah secara rutin juga sangat penting untuk mengontrol diabetes. Melalui pemeriksaan kadar gula darah secara rutin akan dapat diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi kadar gula darah diabetesi, seperti jenis makanan, tipe obat, dan pola aktivitas fisik.

Nah, data-data yang didapatkan akan bermanfaat bagi diabetesi dan dokter dalam menyusun program perawatan sehingga penanganan diabetes dapat dilakukan dengan tepat. Apakah setiap pengukuran kadar gula darah harus dilakukan di rumah sakit? Sebenarnya, pengukuran kadar gula darah rutin bisa dilakukan sendiri oleh diabetesi dengan menggunakan alat pengukur kadar gula darah.

Pengukuran kadar gula darah mandiri ini penting untuk mendapatkan hasil pengukuran yang lebih detail. Seberapa sering diabetesi perlu melakukan pengukuran kadar gula darah? Kebutuhan pengukuran pada setiap orang berbeda, tergantung jenis diabetes yang dialami, jenis pengobatan yang dijalankan, penggunaan insulin, dan terkontrol atau tidaknya kondisi diabetesi.

Namun, biasanya beberapa titik poin pengukuran yang dapat dilakukan antara lain sebelum sarapan (kondisi berpuasa semalam), sebelum makan siang/makan malam, 2 jam setelah makan, sebelum berolahraga, atau saat merasa kurang sehat.

Sebelum melakukan pengukuran darah secara mandiri, mari simak beberapa tips dalam melakukan pelaksanaannya:

  • Pastikan alat ukur bersih dan siap digunakan.

  • Setelah mengambil salah satu strip pengukuran, pastikan untuk menutup tempat penyimpanan strip lainnya dengan rapat. Strip pengukuran dapat rusak jika terpapar kelembapan dan udara yang sangat panas.

  • Cuci tangan dengan sabun dan air hangat, lalu keringkan. Pijat tangan dan jari secara perlahan agar darah pada jari dapat mengalir dengan baik. Nah dalam membersihkan tangan, sebaiknya tidak menggunakan alkohol karena dapat menyebabkan kulit menjadi kering.

  • Gunakan jarum lancet untuk menusuk jari, tekan jari dari pangkal hingga tetesan darah keluar dan teteskan pada strip pengukuran.

  • Catat hasil pengukuran dengan baik dan informasikan kepada dokter pada saat pemeriksaan.

Satu hal yang tak kalah penting adalah melakukan konsultasi hasil pengukuran kadar gula darah mandiri ini dengan dokter pada saat pemeriksaan rutin. Selain itu, pastikan juga untuk melakukan pengukuran kadar HbA1c, yang dapat memberikan gambaran kondisi kadar gula darah dalam kurun waktu 3 bulan, minimal 2 kali setahun atau sesuai anjuran dokter. Hal ini penting untuk mengetahui apakah program perawatan yang dilakukan sudah tepat dan benar.

Salah satu cara yang paling praktis untuk menjaga kadar gula darah, adalah dengan menjaga asupan gula sehari-hari. Pilih rasa manis yang aman, seperti Tropicana Slim Diabtx, pemanis rendah kalori yang mengandung kromium untuk bantu kontrol gula darah. Ganti gula Anda dengan Tropicana Slim untuk manis yang bebas khawatir.



Simak Video "Peneliti Ungkap Virus Corona Bisa Picu Diabetes pada Pasien"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)