Sabtu, 14 Nov 2020 09:34 WIB

ROUND-UP

Nyaris 200 Terinfeksi Corona dan 7 Meninggal dari Klaster Resepsi Pernikahan

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Two couple have bouquet at the sunset beach Nyaris 200 orang terinfeksi Corona dan 7 meninggal dari klaster resepsi pernikahan. (Foto: Getty Images/kyonntra)
Jakarta -

Sebuah studi dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengungkap klaster COVID-19 yang berawal dari resepsi pernikahan. Ada ratusan orang tertular Corona dari resepsi pernikahan di Gereja Baptis Tri-Town dan resepsi pernikahan diadakan di Big Moose Inn.

Mulanya, studi CDC menyebutkan ada 147 orang yang tertular COVID-19 dari resepsi pernikahan tersebut. Sementara itu, 3 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia.

Namun, angka penularan COVID-19 dari resepsi pernikahan yang digelar Agustus lalu, terus bertambah. Laporan CDC mencatat ada 177 orang tertular Corona dan korban meninggal menjadi 7 orang.

Berdasarkan laporan terakhir, sudah ada 178 orang yang tertular COVID-19 dari resepsi tersebut, korban meninggal masih tercatat 7 orang.

Mengapa penularan COVID-19 begitu luas dari resepsi pernikahan tersebut?

Ahli epidemiologi menjelaskan dalam sebuah laporan bahwa tamu resepsi duduk berdekatan dan tak memakai masker. Sebanyak 30 tamu pertama yang hadir di resepsi dinyatakan positif COVID-19.

Penyebaran semakin luas usai para tamu meninggalkan resepsi, menularkan COVID-19 ke warga lain di kota tersebut, 27 orang dinyatakan tertular Corona.

Bahkan, salah satu warga yang kontak dekat dengan tamu resepsi dinyatakan meninggal dunia usai terpapar COVID-19. Terus meluas, 36 orang lainnya menyusul dinyatakan positif COVID-19 di sebuah fasilitas perawatan.

Ternyata 36 orang ini tertular COVID-19 dari orang tua tamu, yang berada di fasilitas perawatan tersebut dan meninggal dunia. Tak berhenti di situ, 82 karyawan di sebuah perusahaan dinyatakan terinfeksi COVID-19. Apa yang terjadi?

Penularan COVID-19 pada 82 karyawan ini terjadi usai tamu resepsi yang ternyata tertular COVID-19 kembali bekerja di perusahaan tersebut. Akibatnya, puluhan karyawan terinfeksi Corona meskipun wilayah resepsi ke perusahaan tersebut berjarak 200 mil jauhnya.

"Sejauh ini, resepsi pernikahan yang satu ini telah dikaitkan dengan setidaknya 178 infeksi COVID-19, tujuh rawat inap, dan tujuh kematian," kata pejabat CDC Maine.

"Laporan ini memberikan kisah peringatan bagi orang-orang saat mereka mempertimbangkan bagaimana merayakan liburan musim dingin. Pertemuan di pusat wabah ini terjadi di daerah pedesaan yang hampir tidak terlihat bukti COVID-19," kata Robert Long, direktur komunikasi. untuk Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Maine.



Simak Video "Ciri-ciri Gejala Corona pada Lidah"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)