Selasa, 17 Nov 2020 09:18 WIB

Diklaim 90 Persen Efektif, Ini Efek Samping Vaksin COVID-19 Moderna dan Pfizer

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Vaccine and syringe injection It use for prevention, immunization and treatment from COVID-19 Ilustrasi vaksin COVID-19. (Foto: Getty Images/iStockphoto/kiattisakch)
Jakarta -

Menyusul Pfizer-BioNTech, perusahaan farmasi Moderna juga mengumumkan hasil awal uji klinis vaksin COVID-19 yang dikembangkannya. Efektivitas vaksin tersebut diklaim mencapai 94,5 persen.

"Efektivitas keseluruhan luar biasa. Ini hari luar biasa," kata Tal Zaks, chief medical officer Moderna, dikutip dari BBC News.

Sebelumnya, Pfizer-BioNTech juga mengklaim vaksin COVID-19 buatannya memiliki tingkat efektivitas di atas 90 persen.

Kedua vaksin tersebut merupakan salah satu dari sejumlah kandidat potensial vaksin COVID-19 yang saat ini masih menjalani uji klinis tahap 3. Meski dinilai efektif, kedua vaksin ini juga memiliki efek samping.

Dirangkum detikcom, berikut perbandingan efek samping antara vaksin COVID-19 Moderna dan Pfizer-BioNTech.

Vaksin COVID-19 Moderna

Dari 30 ribu relawan uji coba vaksin COVID-19 Moderna, sebagian di antaranya mengalami efek samping ringan-sedang. Misalnya, mengalami nyeri di area suntikan, kelelahan, nyeri sendi, dan sakit kepala.

"Mayoritas efek samping ringan atau sedang dalam tingkat keparahan," ucap Moderna, dikutip dari Fox News.

CEO Moderna Stephane Bancel mengatakan efek samping ini hanya berlangsung sebentar dan bisa pulih sendiri tanpa harus mengonsumsi obat. Artinya, vaksin ini secara umum dapat ditoleransi dengan baik oleh tubuh.

"Saya selalu mengingatkan, memiliki sedikit reaksi kekebalan adalah sinyal baik. Sistem kekebalan Anda bekerja karena vaksin sedang diaktifkan," ujar Bancel.

Meski begitu, beberapa partisipan mengaku mengalami keluhan parah setelah penyuntikan kedua, yakni 10 persen mengalami kelelahan hingga sulit melakukan aktivitas sehari-hari dan 9 persen mengeluhkan nyeri badan.

Vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech

Menurut keterangan para relawan yang mendapat suntikan pertama vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech, ada beberapa efek samping yang dirasakan. Di antaranya adalah sakit kepala dan nyeri otot, seperti yang muncul setelah melakukan vaksin flu.

Hal ini pun diungkapkan oleh Glenn Deshields (44) dari Austin, Texas, dan Carrie (45) dari Missouri. Mereka berdua adalah relawan vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech.

Glenn mengatakan, ia merasa 'teler yang parah' seperti mabuk usai disuntik vaksin buatan Pfizer-BioNTech tersebut, namun efeknya tidak berlangsung lama.

Sementara Carrie mengeluhkan sakit kepala, nyeri di tubuh, hingga demam setelah mendapat suntikan pertamanya pada bulan September lalu.

"Efek sampingnya tampak meningkat setelah dosis kedua bulan lalu," jelasnya yang dikutip dari Express UK.



Simak Video "Hasil Akhir Vaksin Moderna Tunjukkan Tak Ada Efek Samping Parah"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)
dRooftalk
×
Rentetan Bencana di Awal Tahun
Rentetan Bencana di Awal Tahun Selengkapnya