Minggu, 22 Nov 2020 11:47 WIB

Gerard Pique Cedera, Ini 4 Jenis Cedera Lutut yang Umum Terjadi

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Barcelonas Gerard Pique, left, reacts after getting an injury in a challenge with Atletico Madrids Angel Correa during the Spanish La Liga soccer match between Atletico Madrid and FC Barcelona at the Wanda Metropolitano stadium in Madrid, Spain, Saturday, Nov. 21, 2020. (AP Photo/Bernat Armangue) Gerard Pique cedera. (Foto: AP/Bernat Armangue)
Jakarta -

Pemain bertahan Barcelona, Gerard Pique, mengalami cedera lutut saat mengikuti pertandingan melawan Atletico Madrid, Minggu (22/11/2020) dini hari WIB. Menurut keterangan resmi sementara dari Barcelona, Pique mengalami keseleo pada lutut kanannya.

"Lutut kanan Gerard Pique keseleo. Bek tengah Barca itu menunggu tes lebih lanjut untuk memastikan tingkat cederanya setelah tabrakan dengan striker Atletico Correa memaksanya meninggalkan lapangan setelah satu jam," demikian bunyi pernyataan Barcelona di situs resminya.

Cedera lutut memang kerap terjadi pada para atlet. Penanganannya pun bisa dilakukan dengan perawatan sederhana hingga melakukan operasi, tergantung dari tingkat keparahan cedera yang dialami.

Dikutip dari Medical News Today, berikut 4 jenis cedera lutut yang umum terjadi.

1. Keseleo

Salah satu jenis cedera lutut yang paling sering terjadi adalah keseleo. Cedera ini umumnya terjadi pada ligamen atau jaringan ikat yang ada di lutut. Ligamen berfungsi melindungi tulang dan sendi serta menentukan ruang gerak dari tulang.

Lutut yang keseleo biasa terjadi akibat melakukan beberapa olahraga, seperti sepak bola dan basket. Pasalnya, dalam olahraga ini kerap kali para atlet melakukan pergerakan yang cepat dan mengalami pendaratan yang salah ketika melompat.

2. Cedera meniskus

Meniskus adalah bantalan sendi lutut yang berbentuk seperti bulan sabit. Meniskus berfungsi mencegah tulang lutut agar tiak mengalami benturan atau gesekan dengan tulang lainnya.

Cedera ini umumnya terjadi karena adanya robekan pada meniskus, sehingga menimbulkan rasa nyeri, pembengkakan, dan lutut terasa kaku.

3. Patah tulang

Patah tulang lutut bisa terjadi karena adanya trauma, seperti jatuh, kecelakaan, atau cedera saat olahraga. Tulang lutut yang patah umumnya adalah patella (tulang tempurung lutut).

Apabila ini terjadi, maka pasien dianjurkan untuk melakukan tindakan operasi.

4. Overuse

Cedera ini umum terjadi ketika lutut terlalu sering 'digunakan', sehingga mengalami gangguan atau masalah seperti patellofemoral pain syndrome (PFPS). Kondisi ini biasa terjadi pada atlet lari dan pesepeda.

Nyeri yang muncul biasanya terasa di sekitar lutut atau bagian belakang lutut. Rasa nyeri ini bisa bertambah parah jika tetap melakukan aktivitas yang berat dan tidak dibarengi dengan istirahat yang cukup.



Simak Video "Cedera Saat Olahraga? Begini Cara Tepat Menanganinya"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)