Senin, 23 Nov 2020 10:11 WIB

Jokowi: Tren COVID-19 di RI Cukup Baik, Jangan Sampai Terjadi Gelombang Kedua

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Presiden Jokowi dalam peringatan Maulid Nabi Presiden Jokowi. (Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan arahannya mengenai penanganan COVID-19. Dalam rapat terbatas laporan komite penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional, Jokowi menuturkan tren kasus aktif dan kesembuhan pasien COVID-19 di Indonesia sudah cukup baik dibandingkan global.

Jokowi menyebut rata-rata kasus aktif COVID-19 di Indonesia 12,78 persen, lebih sedikit daripada dunia yang berada di angka 28,41 persen. Sementara itu untuk kesembuhan sudah mencapai 84,03 persen, lebih besar dibandingkan dunia dengan 69,2 persen.

"Dengan capaian itu saya minta komite, satgas, gubernur, tetap waspada. Rem dan gas itu diatur betul-betul jangan sampai kendor dan juga berisiko memunculkan gelombang kedua yang bisa membuat kita side back, mundur lagi," kata Jokowi dalam Ratas di Youtube Sekertariat Presiden, Senin (23/11/2020).

Jokowi juga meminta agar penanganan COVID-19 juga harus dikawal dengan baik dan meminta pada aparat untuk melakukan tindakan tegas pada pelanggar protokol kesehatan.

"Karena itu langkah-langkah pencegahan dan intervensi terhadap potensi-potensi kegiatan yang melanggar protokol harus dilakukan dengan ketegasan, lakukan tindakan pencegahan sedini mungkin," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Jokowi juga menyinggung soal pelaksanaan vaksinasi. Ia meminta agar simulasi vaksinasi terus dilakukan sehingga ke depannya pelaksanaan bisa berjalan dengan baik, aman, dan lancar.



Simak Video "Vaksin Corona Gratis, Apa Kata Masyarakat?"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)