Kamis, 26 Nov 2020 13:03 WIB

Hati-hati! 5 Makanan Ini Bergizi tapi Berkolesterol Tinggi

Faidah Umu Sofuroh - detikHealth
udang Foto: shutterstock
Jakarta -

Mengonsumsi makanan yang bergizi merupakan salah satu kunci hidup sehat. Namun, ada sejumlah makanan bergizi dan bernutrisi tapi memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Itulah alasan beberapa orang yang mengaku mengonsumsi makanan bernutrisi tapi malah mengalami kolesterol tinggi.

Oleh karena itu, kamu harus hati-hati dalam mengonsumsi makanan, perhatikan juga kadar kolesterolnya, ya. Melansir Healthline, berikut 5 makanan bergizi yang ternyata mengandung kolesterol tinggi.

Keju

Setiap jenis keju memiliki kandungan nutrisi yang berbeda-beda. Keju termasuk ke dalam bahan pangan yang tinggi kolesterol. Dalam 28 gram atau satu porsi keju mengandung 27 mg kolesterol. Meski begitu, riset membuktikan konsumsi keju tidak berkaitan dengan peningkatan kadar kolesterol tubuh terutama kadar LDL alias kolesterol jahat.

Hanya saja, keju kerap disandingkan dengan makanan lain yang juga memiliki kolesterol tinggi, seperti mentega, butter, atau bahkan telur. Karena keju juga tinggi kalori, disarankan untuk membatasi konsumsi keju 28-56 gram per hari.

Yoghurt

Yoghurt menawarkan banyak nutrisi sehat bagi tubuh seperti protein, kalsium, fosfor, vitamin B, magnesium, zinc dan potasium. Namun, Yoghurt terutama yang full-fat mengandung kolesterol tinggi. Dalam secangkir kecil yoghurt (sekitar 245 gram) mengandung 31,9 miligram kolesterol.

Walau jumlah ini terbilang kecil jika dibandingkan dengan makanan berkolesterol lain, namun sejumlah orang kerap menikmatinya lebih dari 1 cangkir, bahkan 1 mangkok atau sekitar 3-4 cangkir.

Telur

Telur sering menjadi pilihan lauk yang praktis, enak dan mudah dibuat serta dikreasikan dengan berbagai cara. Telur mengandung protein, karbohidrat, mineral, dan vitamin. Namun, telur tetap mengandung kolesterol sehingga konsumsinya perlu dibatasi sekitar 2-3 butir per minggu.

Dalam 100 gram telur mengandung 373 mg kolesterol. Jika ingin diperinci per porsi, untuk satu butir telur berukuran besar mengandung 211 mg kolesterol. Sedangkan kebutuhan kolesterol per hari untuk orang dewasa sehat ialah maksimal 300 mg per hari, sedangkan untuk mereka yang berisiko hanya 200 mg per hari.

Sarden

Sarden juga menjadi salah satu bahan makanan yang sangat mudah diolah dan dikonsumsi. Sarden juga memberikan nutrisi vitamin D, vitamin B12 dan kalsium. Sarden pun jadi sumber zat besi, selenium, fosfor, zinc, tembaga, magnesium dan vitamin E.

Akan tetapi, di balik gurihnya ikan sarden, terdapat 131 mg kolesterol dalam 92 gram sajian sarden. Sehingga, kamu harus bijak dalam mengonsumsi sarden, jangan terlalu banyak dan terlalu sering.

Udang

Penggemar seafood pasti nggak pernah melewatkan udang sebagai sajian utama. Udang memang enak diolah menjadi apa saja, bisa jadi tom yum, sambal goreng, asam manis, atau hanya sekadar direbus kemudian dicocol dengan saus sambal.

Namun saking enaknya, tanpa sadar orang lupa mengontrol porsi sehingga bisa makan udang dalam jumlah yang besar. Padahal, dalam 1 porsi udang atau sekitar 10 udang ukuran sedang mengandung 101 kalori, 1,4 gram lemak, serta mengandung 210 mg kolesterol.

Itu dia 5 makanan bergizi tapi ternyata mengandung kolesterol yang cukup tinggi. Setelah mengetahui hal tersebut, mulai sekarang perhatikan dengan benar asupan makanan yang kamu konsumsi, ya.

Konsumsilah makanan dengan porsi yang tidak berlebihan. Apalagi makanan dengan kadar kolesterol tinggi. Sebab, makanan berkolesterol bisa meningkatkan risiko kenaikan kadar kolesterol dalam tubuh yang juga bisa meningkatkan risiko penyakit berbahaya lainnya seperti jantung koroner dan stroke.

Pasti kamu nggak mau kan terkena jantung koroner? Oleh karena itu, segera turunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh dengan berolahraga, makan makanan bergizi yang diimbangi dengan sayur dan buah, serta berhenti menjalankan gaya hidup yang tidak sehat.

Kamu juga bisa membantu menurunkan kadar kolesterol dengan minum Nestlé ACTICOR dua kali sehari setelah makan. Bagi yang suka minuman dingin, Nestlé ACTICOR juga bisa dikonsumsi dengan dikombinasikan bersama es batu atau diminum dalam kondisi dingin.

Nestlé ACTICOR merupakan minuman susu rendah lemak yang mengandung Beta Glucan yang berasal dari oats dan Inulin yang berasal dari akar Chicory. Kandungan Beta Glucan dan Inulin teruji klinis mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL) yang merupakan faktor risiko penyakit jantung koroner.

Nestlé ACTICOR juga terbuat dari bahan alami dan rasanya pun sangat enak. Ada 4 varian rasa, antara lain avocado, chocolate, green-tea latte, dan banana. Nestlé ACTICOR baik dikonsumsi oleh orang dewasa yang peduli akan kesehatan tubuh.

Nestlé ACTICOR, Cara Alami Turunkan Kolesterol.

(mul/mpr)