Senin, 30 Nov 2020 16:30 WIB

Tren Kasus COVID-19 Naik, RSD Wisma Atlet Masih Sanggup Tampung Pasien?

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Perkembangan jumlah pasien yang dinyatakan positif Corona di RSD Wisma Atlet per hari ini, Kamis (17/9) mencatatkan rekor sebanyak 1.066 pasien. Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Dalam sepekan terakhir, kasus COVID-19 di Indonesia mengalami peningkatan yang cukup drastis. Salah satu penyumbang kasus terbanyak berasal dari DKI Jakarta.

Dikhawatirkan, ini bisa berdampak pada tingkat keterisian pasien COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Jakarta. Lantas apakah RSD Wisma Atlet masih sanggup dalam menampung pasien?

Terkait hal ini, Kepala Sekretariat RSD Wisma Atlet, Kolonel Laut (K) dr RM Tjahja Nurrobi, SpOT, M Kes, mengatakan, sebagai langkah antisipasi, tower 4 yang sebelumnya digunakan untuk flat isolasi mandiri dialihfungsikan menjadi tower untuk perawatan pasien COVID-19 bergejala.

"Tiga hari lalu dari koordinator RS Wisma Atlet, yaitu Mayjen TNI Dr dr Tugas Ratmono, SpS, MARS, MH, memerintahkan kepada jajaran RS wisma atlet untuk mengalihfungsikan salah satu tower yang biasanya dipakai untuk isolasi mandiri, yaitu tower 4 untuk dipakai sebagai tower perawatan," kata dr Tjahja dalam konferensi pers di kanal Youtube BNPB, Senin (30/11/2020).

"Sehingga saat ini kita menyiapkan 3 tower untuk perawatan, yaitu tower 4, 6, dan 7, sedangkan tower 5 tetap digunakan untuk isolasi mandiri," tambahnya.

Sementara itu, untuk ketirisan pasien COVID-19 di RSD Wisma Atlet, dr Tjahja mengatakan, saat ini tower 5, yang merupakan flat isolasi mandiri, sudah terisi sampai 80 persen.

"Untuk yang isolasi mandiri saat ini kurang lebih sudah mencapai 80 persen, sedangkan tower 4, 6, dan 7 ini sudah mencapai 50 sekian persen," jelasnya.

Mengingat adanya peningkatan kasus COVID-19 secara drastis dalam sepekan terakhir, dr Tjahja pun berharap agar tren kasus bisa menurun agar kapasitas RSD Wisma Atlet tak penuh.

"Mudah-mudahan kita berdoa trennya itu tidak bertambah tinggi, tetapi bisa melandai, Karena dengan tren seperti ini kita takutkan akan timbul semacam luapan. Mudah-mudahan tidak terjadi seperti itu dan kita tetap siap siagakan," harapnya.



Simak Video "RSDC Wisma Atlet Kini Difokuskan Bagi Pasien Bergejala"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)