Kamis, 03 Des 2020 06:55 WIB

Round Up

Penasaran Hasil Tes COVID-19 Asli Gara-gara Dokumen 'Palsu' Habib Rizieq

Tim detikHealth - detikHealth
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mendatangi Mabes Polri. Habib Rizieq mengaku ikut serta dalam gelar perkara kasus Ahok. Viral dokumen 'palsu' yang menyebut Habib Rizieq positif COVID-19 (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta -

Sebuah dokumen hasil tes swab PCR viral, menyebut Habib Rizieq positif COVID-19. Front Pembela Islam (FPI) menyatakan dokumen tersebut palsu dan harus diusut berdasarkan UU ITE.

"Palsu itu. Harusnya aparat mengusut pemalsuan-pemalsuan seperti di atas, berdasar UU ITE. Itu yang harusnya dilakukan," ucap Sektretaris Umum FPI, Munarman.

Dokumen ini menyebut jenis pemeriksaan SARS-CoV-2 Nucleic Acid Test (RT-PCR) yang dilakukan di laboratorium dengan nomor registrasi 801127175. Selain menyebut nama dan tanggal lahir Habib Rizieq, dokumen tersebut juga mencantumkan MER-C di kolom nama perusahaan.

Hasil Tes PCR Swab COVID-19Hasil Tes PCR Swab COVID-19 Individual. Foto: dok. detikHealth

Format dokumen laporan hasil tes COVID-19 memang berbeda-beda, tergantung laboratorium tempat pemeriksaan dan penyedia layanan tes. Namun umumnya, dokumen tersebut mencantumkan identitas pasien serta tanggal pengambilan spesimen maupun pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction).

Kadang-kadang, laporan hasil tes juga disertai catatan tentang cara kerja tes PCR dan cara mengartikan hasilnya. Di antaranya bahwa tes PCR hanya mendeteksi materi genetik, sehingga tidak membedakan antara virus hidup atau mati.

Jika umumnya laporan hasil tes PCR COVID-19 diberikan secara individual, pada beberapa kasus hasilnya disampaikan dalam bentuk rekapitulasi. Laporan yang membuat privasi kurang terjaga ini umumnya diberikan pada pemeriksaan secara kolektif.

Hasil Tes PCR Swab COVID-19Hasil Tes PCR Swab COVID-19 Secara Kolektif. Foto: dok. detikHealth


Simak Video "Siapkah Indonesia Hadapi Varian Corona yang Lebih Ganas?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)