Kamis, 03 Des 2020 17:29 WIB

Kasus COVID-19 Terus Cetak Rekor, Satgas: Ini Tak Bisa Ditolerir!

Firdaus Anwar - detikHealth
Proses dekontaminasi jadi kegiatan yang rutin dilakukan para petugas medis usai melakukan kontak langsung dengan pasien positif COVID-19. Seperti apa prosesnya? Nakes COVID-19. (Foto: Pius Erlangga/Detikcom)
Jakarta -

Satgas Penanganan COVID-19 pada hari Kamis (3/12/2020) melaporkan rekor 8.369 kasus, membuat total COVID-19 di Indonesia menjadi 557.877 kasus. Lonjakan kasus ini disebut terjadi sebagian besar karena ada penyesuaian data dari daerah.

Namun demikian, juru bicara Satgas Prof Wiku Adisasmito tidak menampik secara umum terjadi peningkatan kasus harian COVID-19. Bahkan kasus yang dilaporkan selama beberapa waktu belakangan ini kerap jadi rekor tertinggi.

"Sebelumnya kita belum pernah di atas angka 5.000 untuk kasus positif harian. Sayangnya penambahan kasus positif harian terus meningkat, bahkan per hari ini menembus lebih dari 8.000 kasus," kata Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan BNPB, Kamis (3/12/2020).

"Ini adalah angka yang sangat besar dan tidak bisa ditolerir," lanjutnya.

Peningkatan kasus COVID-19 terjadi karena masyarakat mulai tidak disiplin terhadap protokol kesehatan. Wiku menyebut tingkat kedisiplinan memakai masker dan jaga jarak terus menurun usai libur panjang akhir Oktober lalu.

"Jika terus seperti ini, maka sebanyak apapun fasilitas kesehatan yang tersedia tidak akan mampu menampung lonjakan yang terjadi," ungkap Wiku.



Simak Video "Eropa Perketat Social Distancing Akibat Naiknya Kasus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/kna)