Selasa, 08 Des 2020 05:00 WIB

7 Olahraga Mengecilkan Perut untuk Tampil Lebih Sehat dan Seksi

Rosmha Widiyani - detikHealth
cara mengecilkan perut Foto: iStock/7 Olahraga Mengecilkan Perut untuk Tampil Lebih Sehat dan Seksi
Jakarta -

Lingkar perut telah umum diketahui menjadi indikator kondisi kesehatan seseorang. Tidak heran jika banyak orang ingin melakukan olahraga mengecilkan perut supaya lebih sehat dan seksi.

Olahraga mengecilkan perut ternyata bisa dilakukan siapa saja dengan mudah. Beberapa diantaranya bahkan dapat dijalankan tanpa harus keluar rumah atau membayar mahal.

Tentunya olahraga mengecilkan perut harus dilakukan dengan teratur setiap hari. Latihan teratur membantu tubuh lebih sehat, lingkar perut cepat kecil, dan terlihat makin ramping.

Dikutip dari Healthline sedikitnya ada tujuh olahraga mengecilkan perut yang bisa jadi pilihan. Olahraga bisa dilakukan satu atau bergantian sesekali jika bosan.

Berikut jenis olahraga mengecilkan perut:

A. Plank

Fit women doing one hand one leg plank exercise workout at homeFit women doing one hand one leg plank exercise workout at home Foto: thinkstock

Bagi yang belum terbiasa, plank mungkin terasa berat dan sangat sulit dilakukan. Seluruh tubuh biasanya juga akan merasa sakit usai melakukan plank beberapa kali.

Namun plank telah terbukti manfaatnya sebagai olahraga mengecilkan perut, yang efeknya terlihat setelah rutin latihan. Berikut langkah melakukan plank:

1. Tengkurap di atas matras dengan posisi tubuh mirip push up

2. Angkat tubuh hingga bertumpu pada lengan dan ujung jari kaki

3. Pastikan lutut terangkat dengan punggung lurus dan kepala menghadap matras

4. Lakukan berulang selama 30-60 menit

B. Yoga

yogayoga Foto: shutterstock

Gerakan yoga sekilas memang tidak terlihat punya efek yang signifikan bagi kesehatan tubuh. Namun berbagai hasil riset telah membuktikan dampak positif yoga.

Selain sebagai olahraga mengecilkan perut, yoga juga bisa membantu melepaskan stres dan membakar kalori. Latihan yoga 90 menit sepekan bisa mengecilkan lingkar perut hingga 3,8 cm.

Latihan yoga kini bisa dilakukan semua orang dengan sangat mudah. Selain mengikuti kelas yoga, latihan bisa dilakukan dengan mengikuti petunjuk di YouTube, Instagram, atau medsos lainnya.

C. Sit Up

Fitness woman doing sit-ups exercises.Female doing abs workout with personal trainerFitness woman doing sit-ups exercises.Female doing abs workout with personal trainer Foto: Getty Images/iStockphoto/Nutthaseth Vanchaichana

Gerakan sit up yang sudah sangat dikenal ternyata sangat efektif mengurangi lingkar perut. Sit up menimbulkan kontraksi pada otot perut sehingga terasa lebih kencang.

Saat melakukan gerakan sit up, lemak dan zat lain yang terkumpul pada bagian tengah tubuh terbakar. Hasilnya olahraga mengecilkan perut ini tidak hanya menghasilkan tubuh sehat, tapi juga postur tubuh lebih baik.

Sit up sangat sesuai dilakukan di masa pandemi COVID-19, yang mengharuskan semua orang membatasi diri keluar rumah. Gerakan ini juga bisa dilakukan sendiri atau bersama-sama

Saat melakukan sit up sebaiknya menggunakan matras sehingga tubuh terasa lebih nyaman. Namun bagi yang sudah rutin dan terbiasa sit up, biasanya tidak masalah melakukannya tanpa matras.

D. Zumba

ilustrasi zumbailustrasi zumba Foto: iStock

Latihan zumba bisa jadi pilihan bagi yang menyukai suasana lebih ramai, ketika melakukan olahraga mengecilkan perut. Zumba memungkinkan tubuh bergerak lebih lincah dan bersemangat.

Sepanjang latihan gerakan zumba tidak hanya fokus pada satu bagian tubuh. Hasilnya efek zumba bisa dirasakan seluruh bagian tubuh, tidak hanya lingkar perut yang makin kecil.

Dengan gerakan yang energik, zumba mampu memperbaiki stamina sehingga tubuh tidak mudah lelah. Manfaat lain adalah mood yang terasa lebih baik usai olahraga yang menghasilkan keringat.

Zumba tentunya tidak harus dilakukan di tempat khusus bersama-sama. Gerakan zumba bisa dilakukan sendiri mengikuti guidance di YouTube atau medsos lainnya.

E. High Intensity Interval Training (HIIT)

young fitness woman runner running on sunrise roadyoung fitness woman runner running on sunrise road Foto: iStock

HIIT tak hanya olahraga mengecilkan perut tapi juga latihan kardio berintensitas tinggi. Riset membuktikan, HIIT bisa membakar 25-30 kalori per menit yang lebih banyak dibanding jenis olahraga lainnya.

Dengan efek tersebut, HIIT tentunya bisa mencegah diabetes, gangguan jantung, dan penyakit kronis lainnya. Sama seperti olahraga lain, HIIT bisa dilakukan sendiri sesuai petunjuk yang ada di internet.

Namun HIIT sebaiknya dilakukan sesuai petunjuk instruktur, sehingga gerakan bisa dinilai benar atau salah. Latihan dengan bimbingan juga memungkinkan pilihan gerakan sesuai kondisi tubuh.

HIIT memiliki beberapa versi gerakan yang disusun sesuai kebutuhan tubuh atau target yang telah disusun. Salah satu contohnya adalah mengayuh sepeda statis selama 30 menit.

F. Renang

PRSI mengagendakan pelatnas renang di Australia.PRSI mengagendakan pelatnas renang di Australia. Foto: dok.PRSI

Olahraga mengecilkan perut lain yang bisa dipilih adalah berenang teratur tiap hari. Berenang adalah olahraga populer yang memungkinkan tubuh tetap terasa nyaman saat berada di kolam.

Renang tidak hanya fokus pada area perut untuk menghasilkan lingkar yang lebih kecil. Hasilnya efek renang terasa hampir di seluruh tubuh misal otot lengan dan paha yang lebih kencang.

Riset Harvard membuktikan berenang selama 30 menit bisa membakar hingga 233 kalori dalam tubuh. Studi dilakukan terhadap responden dengan bobot tubuh 70 kilogram.

Bagi yang punya kolam renang sendiri di rumah tentu tidak masalah melakukan olahraga ini tiap hari. Namun bagi yang menggunakan fasilitas publik, disarankan mengikuti protokol kesehatan di lokasi setempat.

G. Bersepeda

BersepedaBersepeda Foto: Shutterstock

Pilihan olahraga bersepeda bisa dilakukan di luar rumah atau menggunakan alat olahraga statis. Bersepeda tidak hanya olahraga mengecilkan perut namun juga bisa melatih kardio.

Riset membuktikan, bersepeda bisa membakar hingga 260 kalori bila dilakukan selama 30 menit. Studi dilakukan terhadap responden berbobot 70 kilogram yang bersepeda dengan kecepatan 19-22 Km per jam.

Hasilnya tubuh lebih sehat dan mencegah berbagai penyakit kronis misal diabetes, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung. Stamina juga terasa lebih baik dan tidak mudah lelah.

Di masa pandemi seperti sekarang disarankan menggunakan sepeda statis di dalam rumah. Bagi yang ingin bersepeda di luar ruangan wajib mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan.



Simak Video "Cedera Saat Olahraga? Begini Cara Tepat Menanganinya"
[Gambas:Video 20detik]
(row/pal)