Jumat, 11 Des 2020 05:30 WIB

Round Up

Sakit Tenggorokan karena Flu atau COVID-19? Begini Cara Membedakannya

Zintan Prihatini - detikHealth
Young woman wearing protective face mask, she sitting in bus transportation in the city. Gejala COVID-19 (Foto: Getty Images/ArtistGNDphotography)
Jakarta -

Sakit tenggorokan adalah salah satu gejala COVID-19. Ketika musim hujan, sakit tenggorokan juga menjadi penyakit yang umum terjadi.

The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menjelaskan sakit tenggorokan adalah gejala yang dirasakan pasien COVID-19 selain demam dan batuk. Namun, tidak semua sakit tenggorokan mengindikasikan COVID-19.

Sakit tenggorokan bisa disebabkan adanya infeksi atau faktor lingkungan, yang menyebabkan rasa sakit, kering maupun gatal di tenggorokan. Dikutip dari Times Of India, berikut tiga perbedaan sakit tenggorokan berdasarkan areanya.

  • Faringitis, memengaruhi area tepat di belakang mulut.
  • Tonsilitis, pembengkakan dan kemerahan pada amandel
  • Laringitis, pembengkakan yang terjadi di kotak suara atau laring.

Apa saja perbedaan antara sakit tenggorokan flu biasa dengan gejala COVID-19?

Pada pasien COVID-19, virus memasuki selaput yang berhubungan dengan hidung dan tenggorokan yang menyebabkan pembengkakan di area tenggorokan. Faringitis atau rasa sakit dan pegal saat terinfeksi virus juga dirasakan pengidap flu biasa.

Meskipun mirip, umumnya pasien COVID-19 akan mengalami sakit tenggorokan disertai gejala seperti demam, batuk, dan kelelahan. Apabila hanya merasakan sakit tenggorokan tanpa disertai gejala lain kemungkinan hanya terkena radang tenggorokan atau infeksi lain selain virus Corona.

Jika memiliki gejala COVID-19, perlu dilakukan pemeriksaan melalui tes Corona untuk memastikannya.



Simak Video "SAGO, Penasihat WHO yang Bertugas Temukan Asal Usul Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)