Rabu, 16 Des 2020 12:29 WIB

Updated

Ingin ke Bali? Ini Harga Tes PCR-Antigen dan Masa Berlakunya di Bandara Soetta

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Salah seorang warga di-swab antigen usai hasil rapid test-nya reaktif. Foto: Salah seorang warga di-swab antigen usai hasil rapid test-nya reaktif. (Adhyasta Dirgantara/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah baru saja mengubah aturan bahwa wisatawan yang ingin ke Bali wajib tes Corona, baik PCR maupun tes antigen. Berapa harga tes PCR dan tes antigen dan masa berlakunya?

Kebijakan ini berlaku efektif mulai 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021. Pengetatan ini dilakukan menyusul kenaikan tren penyebaran virus Corona di Bali. Bali sendiri masuk ke dalam 8 provinsi yang mengalami tren kenaikan kasus COVID-19.

Harga tes PCR dan tes antigen

Sejauh ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan Surat Edaran (SE) untuk mengatur tarif layanan rapid tes antibodi dan swab PCR mandiri. Untuk rapid tes berbasis antibodi, Kemenkes menetapkan harga tertinggi yakni Rp 150 ribu.

Tarif batas tertinggi untuk swab PCR mandiri yang ditetapkan Kemenkes sebesar Rp 900 ribu. Keputusan ini diambil setelah banyak pihak mengusulkan pemerintah untuk menetapkan standar tarif karena harga swab mandiri selama ini terlalu mahal.

Untuk rapid tes antigen, pemerintah belum menetapkan tarif batas maksimalnya. Namun beberapa rumah sakit mematok harga kisaran Rp 200 ribu - Rp 600 ribu.

Saat diwawancarai detikcom, pihak layanan tes Soewarna Business Park di Bandara Soekarno Hatta berkisar Rp 200 ribu.

"Rp 200 ribu dengan hasil maksimal 1 jam," kata pihak Soewarna saat dihubungi detikcom, Rabu (16/12/2020).

Masa berlaku

Sesuai dengan SE Gugus Tugas No. 9/2020, penumpang diperbolehkan melakukan penerbangan selama membawa Surat Kesehatan dengan hasil tes bebas Covid-19 sesuai dengan ketentuan daerah tujuan.

Penumpang wajib menunjukkan surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif, atau surat uji rapid test dengan hasil non reaktif, yang berlaku 14 hari kerja pada saat keberangkatan.



Simak Video "Hati-hati! Tes Swab COVID-19 Sendiri Bisa Bikin Cedera"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)