Rabu, 16 Des 2020 19:11 WIB

Tagihan Belum Dibayar BPJS Kesehatan, Asosiasi RS dan IDI Surati Jokowi

Firdaus Anwar - detikHealth
Ilustrasi di rumah sakit ARSSI dan IDI menyebut ada tagihan yang belum dibayar BPJS Kesehatan. (Foto: iStock)
Jakarta -

Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) lewat surat keterangan resmi menyebut belum menerima pembayaran layanan kesehatan bayi baru lahir dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

ARSSI dan IDI berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) dapat segera menjamin keadilan terhadap para anggotanya. Disebutkan bahwa layanan "Bayi Baru Lahir dengan Tindakan" tercantum dalam program Jaminan Kesehatan Nasional dengan kode P0.3.0-P0.3.6.

"Kami memohon kebijakan Presiden RI demi menjaga daya tahan dan keberlanjutan layanan rumah sakit swasta anggota ARSSI dan tenaga medis anggota IDI dalam melayani hak konstitusional layanan kesehatan ibu melahirkan dan bayi yang dilahirkannya," tulis surat yang diterima detikcom pada Rabu (16/12/2020).

"Kami meminta Presiden RI mengarahkan BPJS Kesehatan membayarkan menyeluruh atas layanan Bayi Baru Lahir dengan Tindakan," lanjut isi surat keterangan.

Tidak dijelaskan lebih rinci berapa besar tagihan yang belum dibayar tersebut.



Simak Video "RS Kewalahan Hadapi 1 Juta Kasus Corona, Ini Solusi Pemerintah"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)