Kamis, 17 Des 2020 08:31 WIB

Kasus Corona Landai, Anak Muda di Wuhan Mulai Nongkrong dan Dugem

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Kelab malam di Wuhan kembali beroperasi seiring nihilnya kasus Corona baru di sana. Pemuda-pemudi di Wuhan sudah bebas nongkrong. (Foto: Getty Images/Getty Images)
Jakarta -

Setelah lebih dari tujuh bulan berjuang melawan virus Corona, Wuhan, episentrum pertama COVID-19 di China, mencabut lockdown yang ketat. Sudah banyak warganya yang kembali beraktivitas seperti biasa bahkan anak muda di sana bisa 'dugem'.

"Setelah mengalami gelombang pertama epidemi di Wuhan dan kemudian pembebasan, saya merasa seperti menjalani kehidupan kedua," kata Zhang, 29 tahun, yang bekerja di toko tekstil di kota China tengah yang merupakan pusat penyebaran pertama COVID-19, kepada Reuters.

Dalam pemandangan yang tak terbayangkan di banyak kota di seluruh dunia yang terhuyung-huyung di masa pandemi, pemuda di Wuhan selama malam-malam ini menjelajahi kerumunan orang, makan makanan jalanan, dan memadati klub malam. Mereka bahkan tak khawatir ketika tidak bermasker.

Wuhan belum melaporkan kasus baru COVID-19 yang ditularkan secara lokal sejak 10 Mei, setelah menjalani salah satu penguncian paling ketat di seluruh dunia.

Sebelumnya kota berpenduduk 11 juta itu ditutup dari seluruh China dalam penguncian semalam yang mengejutkan mulai 23 Januari, dengan blok jalan didirikan. Pesawat, kereta api dan bus dilarang memasuki kota. Hampir 3.900 dari 4.634 kematian akibat COVID-19 di China terjadi di Wuhan.

"Selama masa epidemi, Wuhan benar-benar kota yang mati," kata penggemar musik rock Yi Yi usai pertunjukan.

"Sekarang semua orang keluar untuk makan dan bersenang-senang,"sambungnya

Terlepas dari kehidupan malam yang berkembang pesat, pemilik bisnis dan restoran di Wuhan mengatakan masih butuh waktu sebelum pulih karena lockdown membuat bisnis mereka anjlok.



Simak Video "Wuhan 'Bebas' COVID-19, Ini Aktivitas yang Kembali Dibuka"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)