Salah satu pejabat Satgas Penanganan COVID-19 di Amerika Serikat, Dr Deborah Brix, mengumumkan pengunduran dirinya. Wanita yang dikenal sebagai peneliti HIV-AIDS tersebut mendapat kritikan setelah ketahuan melanggar protokol kesehatan COVID-19 yang sering dipromosikannya sendiri.
Deborah sebelumnya kerap mengimbau masyarakat agar membatasi rencana liburan. Ia menyebut penularan COVID-19 meluas karena orang-orang memilih bepergian atau melakukan pertemuan keluarga saat libur.
Belakangan terungkap Deborah pada hari Minggu (20/12/2020), bepergian dari Washington ke Delaware menghadiri pertemuan keluarga. Deborah beralasan ia sebetulnya hanya melakukan perjalanan bisnis, lalu ada kesempatan untuk makan bersama keluarga besarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anak saya sudah 10 bulan tidak keluar rumah, dan orang tua saya juga sudah terisolasi selama 10 bulan. Mereka sangat depresi dan saya yakin ini dialami oleh semua lansia yang kangen tidak bisa bertemu dengan anak dan cucunya," kata Deborah menjelaskan seperti dikutip dari BBC, Rabu (23/12/2020).
Pada akhirnya kritikan luas memaksa Deborah untuk mengundurkan diri. Ia mengaku ini jadi pengalaman yang pahit untuk keluarga.
"Ini suatu pengalaman yang sulit... Keluarga saya begitu terpukul," pungkas Deborah.
(fds/kna)











































