Kamis, 24 Des 2020 06:00 WIB

7 Cara Tingkatkan Metabolisme Tubuh Agar Berat Badan Cepat Turun

Farah Nabila - detikHealth
Female is dieting and checking her weight on the scale, selective focus Cara meningkatkan metabolisme (Foto: istock)
Jakarta -

Meningkatkan metabolisme merupakan salah satu cara untuk menurunkan berat badan. Semakin tinggi laju metabolisme, maka semakin banyak kalori yang dibakar. Tentunya hal ini akan membuat proses menurunkan berat badan menjadi lebih mudah.

Metabolisme adalah proses mengubah makanan yang dikonsumsi menjadi bahan bakar, dan menggerakkan semua yang Anda lakukan. Tetapi, metabolisme tidak hanya bertanggung jawab untuk membakar lemak saja, proses ini membantu pernapasan, sirkulasi darah, mengontrol suhu tubuh, dan mencerna makanan.

Ada beberapa cara untuk meningkatkan laju metabolisme. Salah satunya rutin berolahraga yang dinilai efektif untuk meningkatkan metabolisme.

Dikutip dari Health, berikut beberapa cara yang bisa meningkatkan metabolisme tubuh.

1. Rutin berolahraga

Saat setelah berolahraga ada fenomena yang dikenal sebagai excess post-exercise oxygen consumption alias konsumsi oksigen pasca-olahraga berlebih (EPOC), di mana tubuh dapat membutuhkan waktu berjam-jam untuk pulih dari latihan intens dan kembali ke tingkat metabolisme istirahat sebelumnya. Selama waktu ini, tubuh membakar lebih banyak kalori daripada biasanya, bahkan setelah Anda berhenti berolahraga.

2. Makan dengan jumlah porsi lebih sedikit

Makan dengan jumlah porsi lebih sedikit di siang hari dapat membantu Anda merasa kenyang dan membantu menjaga metabolisme tetap dalam batasannya. Makan dengan jumlah porsi sedikit sepanjang hari dapat membantu menjaga kadar gula darah dalam kisaran yang baik, dan mencegah lonjakan insulin yang dapat menyebabkan penambahan berat badan.

Cobalah untuk makan dengan porsi sedikit sebanyak enam kali dan pastikan masing-masing mengandung sekitar 300 kalori.

3. Kurangi asupan lemak trans

Lemak trans tidak hanya buruk bagi jantung, tetapi lemak trans juga memperlambat kemampuan tubuh untuk membakar lemak. Makanan yang mengandung lemak trans dapat menyebabkan resistensi insulin. Situasi ini ketika sel-sel di otot, lemak, dan hati tidak merespons dengan baik terhadap insulin dan tidak dapat dengan mudah mengambil glukosa dari darah dan menyebabkan peradangan.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Minum Kopi Bisa Bantu Turunkan Berat Badan?"
[Gambas:Video 20detik]