Sabtu, 26 Des 2020 05:41 WIB

Ruam Biasa Vs Ruam Gejala COVID-19 Seperti Dialami Dewi Perssik, Ini Bedanya

Zintan Prihatini - detikHealth
Dewi Perssik terpapar COVID-19 Ruam akibat gejala COVID-19 (Foto: dok. Instagram Dewi Perssik)
Jakarta -

Pedangdut Dewi Perssik mengumumkan bahwa ia terpapar virus Corona dan mengalami gejala yang tak biasa, yaitu munculnya ruam di kulit. Hal itu disampaikan melalui unggahan di akun Instagramnya.

"Jadi timbul kemerahan ini adalah salah satu yg timbul dari mereka yg terkena covid sekitar 20%. Nah ini jadi bahan renungan buat kita semua dan teguran buatku juga untuk menggugurkan dosa2ku, dan bahwa covid itu nyata," tulisnya.

Munculnya ruam di kulit akibat COVID-19 seperti yang dialami Dewi Perssik menjadi gejala yang tak biasa. Studi yang dilakukan oleh King's College, London menyoroti bahwa ruam kulit yang terus-menerus dapat menjadi gejala infeksi COVID-19 setelah batuk, demam, dan sesak napas.

Apa saja perbedaan antara ruam kulit biasa dengan ruam akibat COVID-19?

Penyebab munculnya ruam biasa dan ruam COVID-19

Ruam biasa pada kulit bisa disebabkan karena peradangan, stres, efek samping obat, eksem, atau alergi. Kondisi itu juga biasanya mengindikasikan seseorang terpapar virus, seperti bintik merah yang merupakan penanda cacar air.

Pada pasien COVID-19, ruam muncul karena pembuluh darah yang meradang. Kepala departemen dermatologi di Howard University dr Ginette Okoye, menggambarkannya sebagai perubahan warna ungu kemerahan pada jari kaki, disertai dengan pembengkakan dan nyeri atau disebut sindrom COVID toes.

dr Okoye mengungkapkan COVID toes tak perlu dikahwatirkan, itu bisa menjadi tanda bahwa kekebalan tubuh meningkat terhadap virus Corona. Ruam ini juga cenderung terjadi pada pasien yang bergejala ringan.

Namun para ahli masih memperdebatkan apakah fenomena ini benar-benar terkait dengan gejala COVID-19.

"Masih ada kontroversi dengan penelitian yang menemukan hubungan (antara ruam dengan COVID) dan penelitian lain yang gagal menemukan hubungan itu," ujar profesor dermatologi klinis di University of California Raja Sivamani dikutip dari Abc News.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Ruam Kemerahan Dewi Persik Terjadi Karena Kulit Sensitif"
[Gambas:Video 20detik]