Minggu, 27 Des 2020 05:00 WIB

Round Up

Geger Hubungan Sejenis Nakes-Pasien dan Risiko Penularan COVID-19

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Kini isolasi mandiri di DKI Jakarta dianjurkan tidak boleh dilakukan di rumah, telah disediakan tempat khusus seperti salah satunya Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet. Kabar hubungan sejenis nakes-pasien menggemparkan RSD Wisma Atlet (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet digemparkan kabar hubungan sejenis tenaga kesehatan (nakes) dan pasien. Pengakuan seorang pelaku sempat viral di media sosial.

Kapendam Jaya Letnan Kolonel Arh Herwin BS menyebut kedua pelaku telah ditangkap dan menjalani tes PCR. Apabila hasilnya negatif, keduanya akan diserahkan ke polisi.

"Perbuatan keduanya sungguh sangat disesalkan, mereka telah melanggar norma susila, dampak dari perbuatan mereka berisiko terhadap penularan virus kepada tenaga kesehatan lain," sebutnya.

Bisakah virus Corona menular lewat hubungan seks?

Hingga saat ini, belum ada bukti bahwa hubungan seks secara langsung menularkan COVID-19. Meski demikian, beberapa penelitian menemukan virus Corona dalam cairan sperma pasien yang sedang dalam masa pemulihan.

Hubungan seks juga dilakukan dengan melibatkan kontak erat, yakni dalam jarak kurang dari 1,5 meter. Artinya, risiko penularan lewat droplet akan sangat tinggi saat sedang berhubungan seks.

Terkait risiko penularan seks saat berhubungan seks, pemerintah New York City di awal-awal pandemi bahkan sempat mengeluarkan panduan. Selain menganjurkan untuk membatasi hubungan seks selain dengan pasangan dari lingkaran dekat, panduan ini juga menganjurkan masturbasi sebagai pilihan pertama.

"Masturbasi tidak akan menyebarkan COVID-19, terlebih jika Anda mencuci tangan dengan sabun dan air selama minimal 20 detik sebelum dan sehabis bercinta," sebut panduan tersebut.



Simak Video "WHO Tak Henti Keluarkan Peringatan soal Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)