Rabu, 30 Des 2020 05:46 WIB

Round Up

Menkes Amankan 660 Juta Dosis Vaksin COVID-19, Ini Jadwal Tiba di Indonesia

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination. Ilustrasi vaksin COVID-19 (Foto: iStock)
Jakarta -

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut ada 5 jalur pengadaan vaksin COVID-19 yang sudah diamankan saat ini. Sekitar 660 juta dosis sudah didapat melalui jalur bilateral maupun multilateral.

"Empat bilateral, satu multilateral," sebutnya dalam konferensi pers Selasa (29/12/2020).

Ia juga menjelaskan, tahap pertama vaksinasi akan ditujukan pada 1,3 juta tenaga kesehatan pada periode Januari-April 2021. Tahap selanjutnya adalah untuk petugas layanan publik sekitar 17,4 juta orang, lalu lansia sekitar 21,5 juta orang.

Rincian pengadaan vaksin COVID-19 dan perkiraan jadwal kedatangannya di Indonesia adalah sebagai berikut:

1. Sinovac

3 juta dosis vaksin dalam bentuk jadi (Desember 2020)
122 juta dosis vaksin dalam bentuk bulk (Desember 2020-Januari 2022)
100 juta dosis masih opsional (September 2021-Maret 2021)

2. Novavax

50 juta dosis vaksin (Juni 2021-Maret 2022)
80 juta dosis masih opsional (Juni 2021-Maret 2022)

3. COVAX/GAVI

54 juta dosis vaksin (Kuartal II 2021-Kuartal I 2022)
54 juta dosis vaksin masih opsional (Kuartal II 2021-Kuartal I 2022)

4. AstraZeneca

50 juta dosis vaksin dalam finalisasi (Kuartal II 2021-Kuartal I 2022)
50 juta dosis vaksin masih opsional (Kuartal II 2021-Kuartal I 2022)

5. Pfizer/BioNTech

50 juta dosis vaksin dalam finalisasi (Kuartal III 2021-Kuartal I 2022)
50 juta dosis vaksin masih opsional (Kuartal III 2021-Kuartal I 2022)



Simak Video "Menkes Optimis Target Penurunan Stunting 14% Tercapai 2024"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)