Rabu, 30 Des 2020 10:55 WIB

Catat! Daftar Penyakit Komorbid yang Layak dan Belum Layak Terima Vaksin COVID-19

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Tim Riset Uji Klinis Vaksin COVID-19 mulai melakukan penyuntikan vaksin bagi para relawan. Proses penyuntikan itu dilakukan di Bandung. Ilustrasi vaksinasi COVID-19. (Foto: Antara Foto)

Penyakit penyerta yang belum layak vaksinasi:

1. Penyakit Autoimun Sistemik (SLE, Sjogren, vaskulitis, dan autoimun lainnya)

2. Sindroma Hiper IgE

3. Pasien dengan infeksi akut
Pasien dengan kondisi penyakit infeksi akut yang ditandai dengan demam yang menjadi kontraindikasi vaksinasi.

4. PGK (penyakit ginjal kronis) dialisis, PGK non dialisis, tranlsplantasi ginjal, sindroma nefrotik dengan imunosupresan/kortikosteroid

Saat ini, pemberian vaksin belum direkomendasikan pada pasien PGK non dialisis, PGK dialisis, resipien transplantasi, dan sindroma nefrotik yang menerima imunosupresan/ kortikosteroid.

5. Hipertensi

Beberapa uji klinis dari sejumlah vaksin Covid-19 telah meneliti pasien dengan hipertensi. Namun, populasi ini belum direkomendasikan mendapat vaksin COVID-19 karena belum ada rekomendasi dari tim uji klinis vaksin yang dilakukan di Indonesia. Rekomendasi berikutnya menunggu hasil uji klinis di Bandung.

6. Gagal jantung

7. Oenyakit jantung koroner

8. Reumatik autoimun

9. Penyakit-penyakit gastrointestinal

10. Hipertiroid/hipotiroid karena autoimun

11. Kanker

Pasien kanker, kelainan hematologi seperti gangguan koagulasi, pasien imunokompromais, pasien dalam terapi aktif kanker, pemakai obat imunosupresan, dan penerima produk darah belum layak mendapatkan vaksin Covid-19.

12. Pasien hematologi onkologi

Studi klinis Sinovac tidak melibatkan pasien dengan kondisi tersebut. Dengan tidak adanya data pada kelompok tersebut, maka belum dapat dibuat rekomendasi terkait pemberian vaksin Sinovac pada kelompok ini.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Alasan WHO Akhirnya Luluh soal Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga"
[Gambas:Video 20detik]

(kna/up)