Kamis, 31 Des 2020 06:12 WIB

Klaster ODGJ Ditemukan di Boyolali, Puluhan Pasien Tertular COVID-19

Ragil Ajiyanto - detikHealth
Sars-CoV-19 test tube in purple protective glove, virus illustration on computer screen in background Virus Corona COVID-19 (Foto: Getty Images/iStockphoto/PS3000)
Boyolali -

Puluhan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dirawat disebuah Panti di Boyolali, terdeteksi terpapar virus Corona atau COVID-19. Dua orang di antaranya meninggal dunia. Kasus di tempat itu pun kini menjadi klaster sendiri.

"Untuk klaster ini memang ada beberapa klaster yang cukup menonjol, salah satunya klaster yang berasal dari Panti Budi Makarti, dimana panti tersebut itu merawat orang dengan gangguan jiwa. Kemudian ternyata salah satu penghuninya itu ada yang positif COVID dan meninggal dunia," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali, Ratri S Survivalina, kepada para wartawan Rabu (30/12/0202).

Selanjutnya, Dinas Kesehatan Boyolali melakukan tracing di Panti yang berada di Desa Karanggeneng, Kecamatan Boyolali Kota itu. Sejauh ini sudah dua kali dilakukan pemeriksaan, baik melalui swab PCR maupun rapid test antigen.

"Saat ini yang sudah terkonfirmasi positif (COVID-19) itu ada 25 yang berasal dari pemeriksaan PCR dan ada 7 yang berasal dari pemeriksaan rapid antigen," ungkap Lina, sapaan akrabnya.

Dari sejumlah kasus COVID-19 yang dialami pasien ODGJ di di Panti tersebut, terangnya, ada dua orang yang meninggal dunia. Selain ODGJ, juga ada karyawan perawatan yang terkena virus Corona.

Untuk klaster yang lain, lanjut dia, masih didominasi klaster keluarga dan klaster tempat kerja.

"Saat ini kurang lebihnya ada 12 klaster yang masih aktif," imbuh dia.

Sementara itu kasus COVID-19 di Boyolali, per tanggal 29 Desember 2020 total telah mencapai 3.191. Dengan rincian, yang masih dirawat sebanyak 148, isolasi mandiri 541, selesai isolasi 2.404 dan meninggal dunia ada 98.

"Khusus hari kemarin (Selasa, 29/12/2020) ini pertambahannya cukup melonjak tinggi sebanyak 114 kasus. Sehingga total selama 7 hari terakhir, dari tanggal 23 sampai 29 Desember (2020) ada tambahan 403 kasus baru di Boyolali, terdistribusi di 22 kecamatan, komplit (seluruh) kecamatan ada semua, terbanyak Kecamatan Boyolali," kata Lina.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Persiapan yang Harus Dilakukan untuk Menuju Endemi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]