Jumat, 01 Jan 2021 14:37 WIB

Beredar Informasi RS di Yogya Penuh, Begini Faktanya

Jauh Hari Wawan S - detikHealth
RS di Yogyakarta mulai penuh, benarkah? RS di Yogyakarta mulai penuh, benarkah? (Foto: Tangkapan layar)
Yogyakarta -

Beredar informasi kondisi rumah sakit di Yogyakarta saat ini. Dalam sebuah postingan di media sosial twitter, disebutkan bahwa rumah sakit di DIY sudah penuh. Bagaimana faktanya?

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19, Berty Murtiningsih, angkat bicara menanggapi informasi itu. Menurutnya, saat ini memang semakin sedikit sisa tempat tidur untuk perawatan COVID-19.

"Kalau hal ini sebenarnya pernah disampaikan bahwa memang yang terjadi adalah RS rujukan di DIY, sebanyak 27 tersebar di 5 kab kota se-DIY, semakin sedikit sisa TT (tempat tidur) yang didedikasikan untuk perawatan COVID-19," kata Berty kepada wartawan melalui pesan singkat, Jumat (1/1/2021).

Keterbatasan bed ini, kata Berty, membuat waktu rujukan lebih lama. Sebab, rumah sakit perlu saling berkoordinasi.

"Tentunya juga semakin memerlukan waktu lebih lama dalam berkoordinasi antar RS. Di DIY sistem rujukan menggunakan SISRUTE (Sistem Rujukan Terpadu) sistem ini dipakai oleh semua RS di DIY yang akan melakukan rujukan pasien," jelasnya.

Menurutnya, dalam merujuk pasien tidak bisa sembarangan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saar merujuk pasien COVID-19.

"Merujuk pasien tidak hanya terkait pada ketersediaan TT tetapi juga memyangkut ketersedian tenaga ahli dan sebagainya.
Sehingga memang akan memakan waktu untuk koordinasi," terangnya.

Lebih lanjut, berdasarkan data penggunaan TT di RS rujukan per 31 Desemver 2020, tercatat untuk TT critical dari ketersediaan 64 telah digunakan 45 sehingga sisa 18.

Kemudian, untuk TT non critical dari ketersediaan 577 telah digunakan 514 sehingga hanya sisa 63.

Berty pun meminta agar masyarakat patuh dan melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Corona.

"Masyarakat harus laksanakan 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan) lebih ketat karena sesungguhnya itu yang membantu urai rujukan yang menumpuk. Rumah sakit itu adalah pilar terakhir dalam pengendalian COVID-19 ini," pungkasnya.



Simak Video "Sukarelawan Terjun Langsung Jemput Jenazah COVID-19 di India"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)