Senin, 04 Jan 2021 22:00 WIB

Gejala Tipes dan Pengobatannya yang Penting Diketahui

Tim detikcom - detikHealth
Hanya 20 Persen Penderita COVID-19 di Australia Menunjukkan Gejala Demam Foto: ABC Australia/Gejala Tipes dan Pengobatannya yang Penting Diketahui
Jakarta -

Tipes adalah infeksi yang bisa mengancam jiwa dan disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Biasanya menyebar melalui makanan atau air yang terkontaminasi.

Dilansir situs WHO, diperkirakan 11-20 juta orang jatuh sakit karena tifus dan antara 128.000 dan 161.000 orang meninggal setiap tahun.

Apa Gejala Tipes?

Gejala tipes berupa demam berkepanjangan, kelelahan, sakit kepala, mual, sakit perut, dan sembelit atau diare. Beberapa pasien mungkin mengalami ruam.

Kasus yang parah dapat menyebabkan komplikasi serius atau bahkan kematian.

Demam pada tipes dapat dipastikan melalui tes darah.

Urbanisasi dan perubahan iklim berpotensi meningkatkan infeksi tifus global.

Selain itu, peningkatan resistensi terhadap pengobatan antibiotik membuat tifus lebih mudah menyebar melalui populasi padat di kota-kota dan sistem air dan sanitasi yang tidak memadai atau banjir.


Pencegahan Tipes

Rekomendasi berikut akan membantu memastikan keamanan saat bepergian:

-Pastikan makanan dimasak dengan benar dan masih panas saat disajikan.

-Hindari susu mentah dan produk yang terbuat dari susu mentah. Minumlah hanya susu yang dipasteurisasi atau direbus.

-Hindari es kecuali terbuat dari air bersih.

-Jika keamanan air minum diragukan, rebuslah air

-Cuci tangan secara menyeluruh dan sering menggunakan sabun, khususnya setelah kontak dengan hewan peliharaan atau hewan ternak, atau setelah ke toilet.

-Cuci buah dan sayur dengan terutama jika dimakan langsung. Jika memungkinkan, buah harus dikupas.


Pengobatan Tipes

Tifus bisa diobati dengan antibiotik. Karena resistensi terhadap antibiotik telah muncul termasuk terhadap fluoroquinolon, antibiotik yang lebih baru seperti sefalosporin dan azitromisin digunakan di daerah yang terkena.

Resistensi terhadap azitromisin telah dilaporkan secara sporadis tetapi masih belum umum.

Bahkan ketika gejalanya hilang, orang mungkin masih membawa bakteri tifus, yang berarti mereka dapat menyebarkannya ke orang lain melalui kotorannya.

Penting bagi orang yang sedang dirawat karena demam tipes untuk melakukan hal berikut:

-Minum antibiotik yang diresepkan oleh dokter.

-Cuci tangan mereka dengan sabun dan air setelah menggunakan kamar mandi, dan jangan menyiapkan atau menyajikan makanan untuk orang lain.

Ini akan menurunkan kemungkinan menularkan infeksi ke orang lain.

-Lakukan tes dokter untuk memastikan tidak ada bakteri Salmonella typhi yang tertinggal di tubuh mereka.

Pengobatan tifus bisa dilakukan dengan vaksin untuk pencegahan. Bahkan vaksin konjugasi tifoid dengan kekebalan yang lebih tahan lama telah diprakualifikasi oleh WHO pada Desember 2017.

Namun dilansir medicalnewstoday, vaksin tidak 100 persen efektif dan kehati-hatian harus tetap dilakukan saat makan dan minum.

Vaksinasi tidak boleh dimulai jika orang tersebut sedang sakit atau jika mereka berusia di bawah 6 tahun.

Demikianlah informasi tentang gejala tipes. Tetap patuhi protokol kesehatan agar terhindar dari penyakit tipes dan sebagainya.



Simak Video "Respons Tim WHO soal Virus Corona Diimpor ke China Lewat Frozen Food"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/pal)