Jumat, 08 Jan 2021 06:50 WIB

Kelakar Para Pria Soal Hoax Vaksin COVID-19 Bisa Memperbesar Penis

Farah Nabila - detikHealth
Asian Beautiful Doctor Nurse woman in uniform with stethoscope, rubber gloves, mask check syringe injection, portrait , studio lighting dark background four back light flare silhouette copy space Hoax viral menyebut vaksin COVID-19 bisa memperbesar penis hingga 3 inci (Foto: iStock)
Jakarta -

Sebuah unggahan jurnal berbahasa inggris viral di media sosial tentang efek samping vaksin COVID-19 yang disebut bisa memperbesar ukuran penis. Menanggapi informasi viral ini, juru bicara vaksinasi COVID-19 dari BPOM, Lucia Rizka Andalusia, menyebutnya sebagai hoax.

"Hoax lah... mana ada jurnal ilmiah pakai bahasa seperti itu," katanya saat dihubungi detikcom, Kamis (7/1/2021).

"Lagian vaksin kita kan bukan rekombinan," lanjutnya. Cuplikan jurnal ilmiah yang menyertai informasi viral tersebut memang menyebut jenis vaksin rekombinan.

Dalam kutipan jurnal yang viral tersebut disebutkan vaksin COVID-19 bisa memperpanjang penis 2-3 inci atau sekitar 5-7 cm.

Walaupun tidak meyakinkan, respons para pria rupanya cukup beragam. Sebagian dari mereka malah semangat menerima vaksin Corona usai mendengar hoax ini.

"Semangat dong! Saya bersedia divaksin pertama!" kelakar Hendra (21), seorang Content Creator saat mengetahui kabar tersebut kepada detikcom Kamis (7/1/2021).

Hal serupa juga disampaikan Naufal, seorang mahasiswa 21 tahun. Saat melihat hoax tersebut, ia mengatakan ini sebagai hal yang menarik karena bisa menambah keinginan laki-laki untuk segera vaksin.

"Karena efek samping yang diperlihatkan berhubungan dengan kebutuhan biologis manusia jadi orang-orang akan lebih tertarik dengan efek samping yang seperti itu dibanding mungkin ada efek samping lain yang lebih merugikan tubuh, jadi kaya pengalihan isu aja," ujarnya sambil tertawa usai melihat unggahan jurnal tersebut.

hoax vaksin sinovacHoax yang menyebut vaksin COVID-19 bisa memperbesar penis. Sepertinya dibuat dengan aplikasi gratisan. Informasi viral ini juga dilampiri kutipan jurnal ilmiah agar tampak meyakinkan. Foto: Tangkapan Layar

Namun berbeda dengan Falih (21), seorang warga Tangerang, yang langsung berpikir itu hoax saat mengetahui kabar efek samping vaksin COVID-19 bisa memperbesar penis. Menurutnya, ia menjadi lebih semangat untuk mencari informasi lebih terkait dengan efek samping vaksin COVID-19.

"Kalau gua sih gua udah bisa mikir ya itu tuh udah pasti hoax gitu apalagi kalo gua pasti cari baca beritanya dulu cari sumbernya dulu, gua mah nggak mungkin langsung percaya itu, jadi hal itu nggak mempengaruhi gua untuk semangat ikut vaksin atau nggak gitu," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Deska, seorang mahasiswa 21 tahun. Selama membaca hoax tersebut, ia langsung tidak percaya dan mencari informasi tentang efek samping vaksin virus Corona.

"Malah gue jadi penasaran, kan yang divaksin duluan para tenaga kesehatan, nah pasti bakal tau efeknya gimana, gue sih jadi semangat banget sih pengen divaksin walaupun di luar sana banyak hoax yang bertebaran," ujar Deska.

"Kalau efeknya memperbesar penis, kayanya banyak cowo yang pengen divaksin," tambahnya.

Ada lagi yang penasaran ingin cepat-cepat divaksin? Tinggalkan komentar!



Simak Video "Alasan WHO Akhirnya Luluh soal Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)