Rabu, 13 Jan 2021 06:40 WIB

5 Cara Menjaga Kesehatan Mental Selama Pandemi COVID-19

Farah Nabila - detikHealth
Isolation Quarantine Coronavirus Covid 19 Virus Corona COVID-19 (Foto: Getty Images/Xesai)

3. Mengatur waktu untuk melihat berita

Selama masa pandemi virus Corona, mungkin melihat berita tampak menakutkan. Berita selama pandemi COVID-19 dengan jumlah korban tewas setiap hari dan jutaan orang menderita secara finansial, dapat menimbulkan ketakutan.

"Beginilah cara kerja berita, memberi kita kebenaran yang keras dan cepat," ujar Dr O'Neil. Itulah mengapa penting untuk memastikan Anda tidak terobsesi dengan berita setiap jam.

Cara mudah untuk melakukan ini tanpa benar-benar melepaskan diri dari kenyataan adalah dengan mengatur waktu setiap hari untuk mengikuti berita. Kuncinya di sini adalah meletakkan ponsel atau mematikan TV setelah waktu yang ditentukan selesai, dan tidak kembali melihat berita sampai hari berikutnya.

4. Melihat sisi positif

Meskipun kabar tentang pandemi COVID-19 sangat menyedihkan, ada sisi positif yang bisa didapatkan selama masa karantina. Beberapa orang mungkin dapat menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga, lebih fokus pada perawatan diri, atau fokus dengan hobi.

"Bagaimana pun keadaan Anda, sangatlah penting untuk mencari dan fokus pada yang baik, daripada yang buruk," ujar Susan Albers, PsyD, psikiater di Cleveland Clinic.

5. Fokus pada apa yang bisa dikendalikan

Pandemi COVID-19 telah memaksa banyak orang untuk memahami seberapa besar kendali yang mereka miliki atas situasi terutama apa yang dapat dan tidak dapat dilakukan. Jika khawatir akan terpapar virus Corona setiap kali meninggalkan rumah, cobalah mengubah fokus Anda ke apa yang dapat dilakukan daripada apa yang tidak dapat dikendalikan.

Misalnya, Anda dapat menjaga jarak dengan orang lain, menggunakan masker, atau memilih untuk berdiam di rumah agar terhindar dari kontak fisik dengan orang lain.

"Kita tidak dapat melambaikan tongkat sihir dan membuat virus Corona menghilang. Kita harus fokus pada hal-hal yang kita benar-benar miliki dan yang tidak kita miliki," ujar Dr Albers.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Siapkah Indonesia Hadapi Varian Corona yang Lebih Ganas?"
[Gambas:Video 20detik]

(up/up)