Minggu, 17 Jan 2021 07:27 WIB

Siap Divaksin? Ini Tips Mengatasi Fobia Jarum Suntik Menurut Dokter Jiwa

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Petugas medis memberikan vaksin Sinovac kepada Tenaga Kesehatan Puskesamas Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (14/1). Pada hari pertama pemberian vaksin Sinovac, terdapat 11 orang tenaga kesehatan yang disuntik vaksin di Puskesma Kecamatan Cilincing. Tips mengatasi fobia jarum suntik atau trypanophobia (Foto: Pradita Utama)
Topik Hangat Siap Divaksin!
Jakarta -

Bagi sebagian orang, tidak siap divaksin bukan berarti khawatir pada efek samping atau semacamnya. Trypanophobia atau fobia jarum suntik juga bisa jadi hambatan serius menghadapi vaksinasi COVID-19.

Faktanya, fobia jarum suntik memang kerap terjadi. Apa sih pemicunya dan bisakah diatasi?

Menurut psikiater klinik psikosomatik dr Andri, SpKJ, FAPM, RS OMNI Alam Sutera, fobia jarum suntik biasanya dipicu dengan pengalaman buruk hingga kemungkinan faktor genetik.

"Mungkin pernah punya pengalaman dengan masalah jarum yang tidak baik, yang membuat dia jadi ketakutan. Kedua, faktor genetik, biasanya kalau punya saudara yang takut jarum, dia juga jadi takut jarum," jelas dr Andri saat dihubungi detikcom Jumat (15/1/2021).

Selain keduanya, terlalu banyak menerima informasi terkait dengan ketakutan disuntik juga bisa menjadi penyebab fobia jarum suntik. dr Andri menyebut efek yang dirasakan di masing-masing orang karena fobia jarum suntik bisa berebeda.

"Saking takutnya dia bisa mengalami pingsan, bisa berdebar-debar jantungnya, bisa pusing kaya mau pingsan," katanya.

"Gejala-gejala sampai mau muntah," lanjutnya.

Lantas bagaimana cara mengatasinya?

1. Atur pikiran atau rasa cemas

dr Andri menjelaskan pasien yang merasa fobia jarum suntik harus terlebih dulu mengatasi kecemasan yang timbul.

"Pertama dengan teknik terapi kognitif, jadi dia bicara soal bagaimana mengolah kecemasan dan fobianya terhadap jarum suntik tersebut," katanya.

2. Tunjukkan gambar atau video jarum suntik

"Kedua exposure terapi. Jadi orang itu dihadapkan dengan jarum suntik itu, dari cerita dulu mungkin, terus gambar, foto, kemudian dari jarak jauh melihat jarum suntik sampai akhirnya melakukan suntikan kepada dia," bebernya.

dr Andri menjelaskan, umumnya fobia jarum suntik juga bisa dialami saat seseorang belum terbiasa disuntik, sehingga kecil kemungkinan fobia ini terjadi di usia dewasa.

"Tetapi ada juga yang semakin dewasa semakin takut. Cuma biasanya kalau semakin besar, kondisi ini tidak terlalu problema," bebernya.

Fobia jarum suntik tak boleh diremehkan, dr Andri menyebut beberapa yang mengalami fobia ini bahkan bisa mengalami kejang otot karena rasa takut yang berlebihan.



Simak Video "Vaksin COVID-19 Karya RI Pakai Sel Dendritik, Ini Cara Kerjanya"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)
Topik Hangat Siap Divaksin!