Kamis, 21 Jan 2021 08:20 WIB

4 Cara Penyebaran Virus Corona yang Perlu Diwaspadai

Farah Nabila - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Virus Corona COVID-19 (Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal)
Jakarta -

Pandemi COVID-19 di Indonesia hingga kini masih belum menunjukkan tanda akan berakhir. Situasi ini membuat banyak orang khawatir sebab virus Corona dapat menyebar secara cepat. Lalu bagaimana cara penyebaran virus Corona terjadi?

Para ahli percaya bahwa penyebaran utama virus Corona dari orang ke orang. Virus paling sering menyebar melalui orang yang memiliki gejala. Tetapi, hal ini mungkin bisa terjadi tanpa menunjukkan tanda-tanda apa pun.

Beberapa orang yang tidak tahu bahwa mereka telah terinfeksi COVID-19 dapat menularkannya kepada orang lain, yang disebut penyebaran asimtomatik. Sedangkan, seseorang juga dapat menularkannya sebelum melihat tanda-tanda dirinya terinfeksi. Ini disebut penyebaran presymptomatic.

Dikutip dari WebMD, berikut cara penyebaran virus Corona yang perlu diwaspadai.

1. Droplet atau aerosol

Ketika orang yang terinfeksi COVID-19 batuk, bersin, atau berbicara, tetesan atau partikel kecil yang disebut aerosol membawa virus ke udara dari hidung atau mulut mereka. Kemudian aerosol tersebut akan dihirup oleh orang yang berada di dekat dirinya.

2. Transmisi udara

Penelitian menunjukkan bahwa virus dapat hidup di udara hingga 3 jam. Cara penyebaran virus Corona dapat terjadi melalui udara yaitu ketika seseorang menghirup udara dari orang yang terinfeksi COVID-19. Kemudian virus akan masuk ke paru-paru.

3. Transmisi permukaan

Penularan virus Corona dapat terjadi saat seseorang menyentuh permukaan tempat seseorang yang terinfeksi batuk atau bersin. Mungkin saja, Anda menyentuh meja atau gagang pintu yang terkontaminasi virus Corona lalu menyentuh hidung, mulut, atau mata.

Virus dapat hidup di permukaan seperti plastik dan baja tahan karat selama 2 hingga 3 hari. Untuk mencegah penularan, bersihkan dan desinfeksi semua meja dapur, kenop, dan permukaan lain yang sering disentuh beberapa kali sehari.

4. Fecal-oral atau limbah manusia

Cara penyebaran virus Corona dapat terjadi pada fecal-oral atau kotoran manusia. Sebuah studi menunjukkan bahwa partikel virus dapat ditemukan di kotoran orang yang terinfeksi COVID-19.

Namun, para ahli tidak yakin apakah infeksi dapat menyebar melalui kontak dengan kotoran orang yang terinfeksi. Jika orang tersebut menggunakan kamar mandi dan tidak mencuci tangan, mereka dapat menginfeksi benda dan orang yang disentuhnya.



Simak Video "Daftar Negara yang Larang Masuk Penerbangan dari Afrika"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)