Kamis, 28 Jan 2021 14:42 WIB

Teka-teki Narkoba Jenis Baru 'P-Fluoro Fori': Piperazine atau Fentanyl?

Tim detikHealth - detikHealth
narkoba jenis baru P-Fluoro Fori Polresta Denpasar mengungkap narkoba jenis baru p-fluorofenilpiperazin (Foto: infografis detikHealth)
Jakarta -

Polresta Denpasar mengungkap narkoba jenis baru yang diamankan bersama selebgram Syiva Angel. Sebelum dipastikan sebagai P-fluorofenilpiperazin, jenis narkotika golongan I ini sempat disebut 'P-Fluoro Fori'.

Temuan narkoba jenis baru terungkap dalam jumpa pers bersama Kapolresta Denpasar Kombes Jensen Avitus Panjaitan, Senin (25/1/2021). Saat itu, ia menyebut narkoba jenis baru yang diamankan bernama P-Fluoro Fori.

Dalam struktur kimia, simbol 'P' menunjukkan posisi 'para' atau berseberangan (1 dan 4) pada cincin benzen. Sementara 'Fluoro' menandakan keberadaan unsur F atau fluor.

Petunjuk ini memunculkan berbagai spekulasi. Dalam daftar narkotika yang terlampir di UU 35/2009, ada berbagai senyawa yang memiliki gugus 'P-fluoro', sedangkan 'Fori' tidak memberikan petunjuk lebih lanjut.

Dikaitkan dengan Fentanyl

Salah satu jenis narkotika yang banyak dikaitkan dengan narkoba jenis baru 'P-Fluoro Fori' adalah 4'-fluoro-N-(1-fenetil-4piperidil) propionanilida atau para-fluorofentanil. Turunan dari obat pereda nyeri fentanyl ini ada di nomor 24 daftar narkotika golongan I di UU 35/2009.

Narkotika golongan I UU 35/2009P-fluorofentanyl dalam daftar narkotika golongan I UU 35/2009. Foto: UU 35/2009

Namun spekulasi ini tidak sesuai dengan keterangan Jensen berikutnya, yang menyebut 'P-FLuoro Fori' ada di nomor 183. Belakangan, Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar AKP Mikael Hutabara meralat bahwa narkoba jenis baru yang dimaksud ada di lampiran Permenkes 22/2020.

Dipastikan turunan Piperazine

Peneliti dari Mental Health Addiction and Neurosience (IMAN), dr Hari Nugroho, memastikan narkotika yang dimaksud adalah nama pFPP atau 4-FPP, singkatan dari Para Fluro Phenylpiperazin. Merupakan narkoba jenis baru turunan dari piperazin khususnya phenylpiperazin dan tercantum di lampiran Permenkes 22/2020.

Narkoba jenis baru ini memiliki nama kimia 1-(p-Fluorofenil) piperazin atau para-Fluorofenilpiperazin atau p-Fluorofenilpiperazin.

"Turunan piperazine banyak disalahgunakan sebagai party pill selayaknya ekstasi oleh karena efeknya yang mirip amfetamine sekaligus ada efek halusinogenik," kata dr Hari kepada detikcom, Selasa (26/1/2021).

narkoba jenis baruNarkoba jenis baru P-fluorofenilpiperazin dalam Permenkes 22/2020. Foto: Permenkes 22/2020

Efek pFPP menurut dr Hari sama seperti turunan piperazine lainnya, namun lebih 'mild'. Meski demikian, pemakaian dalam dosis besar dan dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan gangguan psikiatri maupun fisik.

"Seperti mencetuskan agitasi, kecemasan, insomnia halusinasi, maupun gangguan fisik Seperti gangguan jantung misal nya nyeri dada, serangan jantung, takikardi, atau hipertensi," ujarnya.

Narkoba jenis barupFPP umumnya dicampur dengan zat lain seperti ganja sintetik, katinona sintetik, turunan amfetamine atau kombinasi dengan turunan piperazine lainnya seperti BZP (benzylpiperazine).

narkoba jenis baruPerbandingan struktur p-fluorofentanyl dengan p-fluorofenilpiperazin.



Simak Video "Penjelasan Dokter soal Coki Pardede Nyabu Lewat Anal Berisiko HIV"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)