Selasa, 26 Jan 2021 05:46 WIB

Round Up

Inikah P-Fluoro Fori, Narkoba Baru yang Menjerat Syiva Angel?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
ilustrasi narkoba Syiva Angel terjerat narkoba jenis baru P-Fluoro Fori (Foto: iStock)
Jakarta -

Selebgram Syiva Angel diamankan aparat Polresta Denpasar, Bali. Ia dijerat kasus penyalahgunaan narkotika jenis baru, P-Fluoro Fori.

Kapolresta Denpasar Kombes Jensen Avitus Panjaitan menyebut barang bukti yang diamankan berupa 4 butir tablet P-Fluoro Fori dan 3 pecahan tablet dengan berat bersih 1,90 gram.

"Termasuk yang tadi saya sampaikan BB nya adalah ini narkoba jenis baru ini yang tadi sangat mematikan," kata Jensen dalam jumpa pers, Senin (25/1/2021).

Jenis narkoba apa sih sebenarnya P-Fluoro Fori itu?

1. Tidak ada di UU Narkotika

Narkotika dengan nama P-Fluoro Fori sendiri tidak ditemukan dalam lampiran UU No 35/2009 tentang Narkotika maupun Permenkes No 5/2020 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika.

Dalam lampiran UU No 35/2009 tentang Narkotika, terdapat 65 nama zat yang termasuk narkotika golongan I, 86 zat dalam golongan II, dan 14 zat dalam golongan III. Sedangkan dalam Permenkes No 5/2020, ada 182 zat di golongan I, 91 zat di golongan II, dan 15 di golongan III.

"Barang bukti berupa narkotika jenis baru itu sangat membahayakan dan dalam UU Narkotika masuk dalam urutan ke 183," kata Jensen.

2. Dikaitkan dengan Para-Fluorofentanil

Beberapa media mengaitkan P-Fluoro Fori dengan Para-fluorofentanil yang memiliki nama kimia 4'-fluoro-N-(1-fenetil-4-piperidil) propionanilida. Dalam struktur kimia, istilah P memang menunjukkan posisi 'para'.

Update: dr Hari Nugroho dari Mental Health Addiction and Neurosience (IMAN) menyebut, P-Fluoro Fori ada di lampiran Permenkes No 22/2020 dengan nama pFPP atau Para Fluoro Phenylpiperazin. Sesuai keterangan Jensen, pFPP ada di nomor 183 daftar narkotika golongan I.

narkoba jenis baruPara Fluoro Phenylpiperazin. Foto: Permenkes 22/2020

3. Disebut langka

Dalam jumpa pers, Jensen menyebut narkotika jenis P-Fluoro Fori terbilang langka dan masih didalami. Syiva mendapatkan narkotika ini dari seseorang bernama 'Bli'.

4. Ancaman pidana 12 tahun bui

Terkait penyalahgunaan P-Fluoro Fori, Jensen menyebut Syiva Angel terancam pasal 112 ayat (1) UU No 35/2009 tentang Narkotika. Bunyi pasal tersebut mengatakan setiap orang yang memiliki narkotika golongan I bukan tanaman mendapat ancaman hukuman penjara minimal empat tahun dan maksimal 12 tahun, dan denda Rp 800 juta sampai Rp 8 miliar.



Simak Video "Kemenkes Sebut Ganja Masih Golongan Narkotika 1"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)