Fakta-fakta Tersedak, Pertolongan Pertama dan Dampak Fatalnya

ADVERTISEMENT

Fakta-fakta Tersedak, Pertolongan Pertama dan Dampak Fatalnya

Vidya Pinandhita - detikHealth
Selasa, 02 Feb 2021 06:55 WIB
makanan sebabkan orang tersedak
Pertolongan pertama tersedak (Foto: iStock)
Jakarta -

Aktor muda Marco Panari dikabarkan sempat tersedak sebelum meninggal dunia. Bila tidak segera tertangani dengan benar, tesedak memang bisa berakibat fatal dan mematikan. Lalu, cara apa yang benar dilakukan untuk menolong orang tersedak?

Tersedak adalah kondisi batang tenggorokan (trakea) tersumbat oleh benda asing seperti makanan, air minum, atau muntah. Sekilas, kasus tersedak mungkin terdengar sepele. Namun pada kondisi tertentu, tersedak hingga jalur pernapasan terhalang bisa menyebabkan kematian.

Saat tersedak, seseorang akan mengalami gejala berupa rasa tercekik, sulit bicara atau bersuara, dan wajah membiru karena kekurangan oksigen. Kondisi paling berbahaya adalah jika terhambatnya asupan oksigen sudah mengganggu fungsi otak.

Otak yang kekurangan oksigen selama 4 menit bisa mengalami kerusakan secara permanen. Tanpa pertolongan yang tepat, dalam 6 menit kerja otak bisa terhenti sehingga berujung kematian.

Akan tetapi, kondisi tersedak bisa ditangani dengan beberapa langkah pertolongan pertama. Selama langkah dilakukan dengan cepat dan tepat, penyumbatan di tenggorokan bisa dihentikan, asupan oksigen ke otak pun bisa teralir kembali.

Bagaimana pertolongan pertama untuk orang yang tersedak?

1. Jangan berikan air putih, minum justru bisa berbahaya

Saat panik karena melihat orang lain tersedak, Anda mungkin refleks menyodorkan air putih untuk mendorong sumbatan di tenggorokan. Padahal, cara tersebut belum tentu tepat.

Jika benda asing ada pada saluran ke lambung, air putih mungkin bisa mendorong sumbatan. Namun jika benda tersebut tersangkut di aliran ke paru-paru, air justru akan memperparah gangguan pernapasan.

2. Atasi dengan memberi pukulan pada punggung

Anda mungkin takut melakukan cara ini karena khawatir membahayakan orang yang sedang tersedak. Sebenarnya, cara ini boleh Anda lakukan sebagai langkah pertama untuk membuang sumbatan benda asing di tenggorokan.

3. Bisa terjadi saat tidur

Tidak melulu disebabkan makanan, tersedak juga bisa air liur. Beberapa kasus, tersedak akibat air liur terjadi saat seseorang sedang tidur.

Tentu kondisi ini sama berbahayanya dengan tersedak dalam keadaan sadar. Kondisi ini bisa diatasi dengan posisi tidur yang baik.

Kasus tersedak saat tidur bisa disebabkan beberapa gangguan lain seperti masalah pernapasan, gangguan saraf, asam lambung, hingga tumor. Jika tersedak saat tidur sering terjadi, tidak ada salahnya memeriksakan diri ke dokter.



Simak Video "Kecemasan WHO Terhadap Wilayah Terdampak Gempa di Turki-Suriah"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT