Sabtu, 06 Feb 2021 11:18 WIB

Dialami Rektor Paramadina Firmanzah Sebelum Meninggal, Kenali Penyebab Vertigo

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, Prof. Ilya Avianti Komisaris PT PLN, Prof. Firmanzah Rektor Paramadina dan Algooth Putranto Ketua Insani Madina Graduate School Universitas Paramadina saat diskusi di Universitas Paramadina, Jakarta, Rabu (28/2/2018). Diskusi ini membahas kemitraan pemerintah, bisnis dan masyarakat madani pencegahan korupsi. Firmanzah meninggal dunia, diduga sempat mengalami vertigo. (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Rektor Universitas Paramadina Firmanzah meninggal dunia pada Sabtu (6/2/2021). Ia diketahui pernah menjabat sebagai Staf Khusus Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bidang Ekonomi.

Salah satu dosen Paramadina, Hendri Satrio membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, berdasarkan kabar pihak keluarga, ia sempat mengalami vertigo sebelum meninggal dunia.

"Benar, meninggal pagi ini. Kabar dari pihak keluarga karena vertigo," kata Hendri, dikutip dari CNNIndonesia.

Seseorang yang mengalami vertigo umumnya merasakan sensasi seperti sulit menyeimbangkan tubuh. Gejala yang dikeluhkan seperti pusing hingga merasa sekelilingnya terus berputar.

Dikutip dari Web MD, penyebab vertigo cukup beragam tetapi seringkali disebabkan karena masalah telinga bagian dalam. Berikut beberapa penyebab vertigo yang paling umum dikeluhkan.

Neuritis vestibular atau labirinitis

Vertigo bisa disebabkan karena adanya masalah bagian tengah dalam terkait dengan infeksi virus. Infeksi ini menyebabkan peradangan pada telinga bagian dalam di sekitar saraf, yang penting untuk membantu tubuh merasakan keseimbangan.

Penyakit meniere

Hal ini terjadi ketika ada kelainan di telinga bagian dalam yang diduga disebabkan karena penumpukan cairan dan perubahan tekanan di telinga. Sehingga, bisa terjadi vertigo bersamaan dengan telinga berdenging hingga gangguan pendengaran.

Beberapa penyebab vertigo lainnya yang lebih jarang terjadi meliputi:

  • Cedera kepala atau leher
  • Masalah otak seperti stroke atau tumor
  • Obat tertentu yang menyebabkan kerusakan telinga
  • Sakit kepala migrain.

Apakah vertigo benar-benar berbahaya?

Sebagian besar, gejala vertigo tidak berbahaya dan cepat berlalu. Muntah dan mual seringkali menyertai vertigo dan biasanya tidak perlu dikhawatirkan.

"Beberapa gejala vertigo yang berbahaya (misalnya karena masalah otak dan bukan telinga bagian dalam) termasuk penglihatan ganda, bicara cadel, wajah lemah atau mati rasa, canggung, dan jatuh," kata Andrew Tarulli, seorang ahli saraf neuromuskuler di Institut Neuroscience Atlantik di Overlook Medical Center di Summit, New Jersey

"Jika gejala ini terjadi, pasien harus segera dievaluasi di ruang gawat darurat untuk mengetahui penyebab berbahaya vertigo mereka," bebernya.

Bagaimana ciri-ciri vertigo yang perlu diwaspadai? Simak di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Faktor Penyebab Munculnya Ancaman Gelombang Ketiga Covid-19 di RI"
[Gambas:Video 20detik]