Rabu, 10 Feb 2021 14:40 WIB

Dirawat 10 Bulan Akibat COVID-19, Cerita Masa Kritis Pasien Ini Bikin Haru

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Ilustrasi pasien di rumah sakit Foto: iStock
Jakarta -

Tak seperti pasien Corona pada umumnya, pasien ini harus melawan COVID-19 hingga 10 bulan lamanya. Efek long COVID yang dirasakannya juga membuat dirinya kesulitan berjalan normal.

Adalah Jason Kelk, pasien asal Inggris yang mengaku paru-paru dan ginjalnya rusak parah akibat COVID-19. Ia harus dirawat intensif di rumah sakit sejak Maret tahun lalu.

Video haru dirinya viral, saat akhirnya bisa kembali berjalan normal usai sebelumnya kesulitan akibat efek long COVID. Para perawat di sana menyebut tak mengerti mengapa Jason bisa sampai sulit berjalan.

Padahal, saat pertama kali terpapar, dirinya hanya mengeluhkan gejala COVID-19 batuk terus menerus. Ia pun masih menjalani isolasi mandiri di rumah.

Namun, kondisi kian memburuk karena tiba-tiba ia merasa sangat sesak. Ia tak langsung dibawa ke RS, tetapi diberikan antibiotik.

Rupanya pemberian obat juga tak membuat dirinya membaik, hingga akhirnya sekeluarga menelepon ambulans untuk membawa Jason pergi ke RS terdekat.

Setelah dirawat cukup intensif di RS, ia tak mengalami perbaikan yang signifikan. Ia pun segera dipindahkan ke ruang ICU, melalui masa-masa kritis, menggunakan ventilator belasan jam, setiap hari karena kadar oksigennya yang rendah.

"Dia sampai pada titik bisa menggunakan ventilator setiap hari selama 16 jam," jelas salah satu perawat Jason, dikutip dari Mirror.

Bak keajaiban, perawat menyebut kondisinya berangsur baik hingga ia perlahan mengurangi masa waktu pemakaian ventilatornya. Bahkan, di akhir tahun, kesehatan mental Jason yang sempat terganggu, sudah kembali teratasi.

"Ini adalah momen luar biasa salah satu pasien Covid yang 'berjuang paling lama' di Inggris berjalan untuk pertama kalinya sejak Maret lalu," sebut perawat.

"Ketika saya berbicara tentang kemungkinan dia segera pulang, dia menjadi sangat bersemangat. Dia melakukannya dengan sangat baik," beber para nakes yang merawat.



Simak Video "Satgas Jelaskan Prosedur Penjemputan Pasien Positif Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/fds)