Rabu, 10 Feb 2021 15:01 WIB

Pakar China Sebut COVID-19 Bisa Saja Tak dari Wuhan, Ini Alasannya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Virus corona: Wuhan klaim telah uji tiga juta dari 11 juta penduduknya Ada kemungkinan COVID-19 menyebar lebih dulu di negara lain sebelum Wuhan Foto: BBC World
Jakarta -

Kepala tim ilmuwan Komisi Kesehatan Nasional China, Liang Wannian, mengatakan penularan COVID-19 kemungkinan berasal dari hewan yang terinfeksi kemudian menular ke manusia. Namun pihaknya mengatakan penularan awal COVID-19 kemungkinan tidak berasal dari Wuhan.

"Virus penyebab COVID-19 bisa jadi telah beredar di wilayah lain sebelum teridentifikasi di kota Wuhan di China Tengah, pada akhir 2019," kata Liang Wannian, dalam konferensi pers gabungan dengan WHO, dikutip dari Reuters.

Dia juga menyebut bisa saja virus Corona mungkin telah beredar di wilayah lain sebelum diidentifikasi di China.

Dalam kesempatan tersebut, Liang mengatakan bahwa timnya telah memeriksa data rumah sakit serta catatan pasien dan obat. Ia mengaku data tidak menunjukkan adanya penularan COVID-19 secara luas di Wuhan sebelum kasus pertama ditemukan pada Desember 2019.

Analisis catatan penyakit pernapasan yang dilaporkan di rumah sakit di Wuhan dan provinsi Hubei menunjukkan tidak ada peredaran SARS-COV-2, virus penyebab COVID-19, di Wuhan selama paruh akhir 2019.

"Tim juga telah meninjau penelitian yang tidak dipublikasikan dari berbagai negara yang menunjukkan virus itu beredar di negara lain beberapa minggu sebelum ditemukan di Wuhan," ujarnya.

Laporan dari tim Liang juga menyatakan pasar makanan laut Wuhan Huanan bertindak sebagai fokus penularan, tetapi penularan terjadi di tempat lain di Wuhan pada waktu yang sama.

"Tidak ada bukti yang menunjukkan bagaimana virus itu masuk ke pasar makanan laut Huanan," kata Liang.

Setelah studi lapangan selama berhari-hari di Wuhan, tim gabungan dari China dan WHO mempelajari empat hipotesis tentang asal usul Corona, termasuk penularan langsung dari hewan ke manusia, virus yang berpindah ke manusia melalui inang perantara, penularan terkait rute makanan beku, dan penularan terkait laboratorium.

"Untuk studi lebih lanjut, kami perlu melakukan lebih banyak survei terhadap hewan tertentu yang bisa menjadi reservoir virus, dan kelelawar, tidak hanya di China," ujar Pakar WHO Ben Embarak.



Simak Video "AS Danai Riset di Wuhan, Penasihat Kesehatan Joe Biden Diminta Mundur"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)