Senin, 15 Feb 2021 09:19 WIB

Guinea Tetapkan Status Epidemi Ebola Usai Catatan Kasus Meninggal Bertambah

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
virus ebola Foto: Getty Images/iStockphoto/Manjurul
Topik Hangat Wabah Ebola di Guinea
Jakarta -

Guinea menetapkan status epidemi Ebola usai laporan kasus kematian meningkat. Sejauh ini, menurut pakar WHO di Afrika sudah ada empat kasus yang meninggal.

"Merupakan keprihatinan yang sangat besar untuk melihat kebangkitan kembali Ebola di Guinea, sebuah negara yang telah sangat menderita karena penyakit tersebut," jelas Direktur Regional WHO untuk Afrika, Matshidiso Moeti, seperti dikutip dalam sebuah pernyataan.

Para pasien yang sakit karena Ebola dilaporkan mengeluhkan diare, muntah, hingga pendarahan usai menghadiri pemakaman di Goueke. Mereka yang masih mengeluhkan gejala sedang dalam perawatan insentif dan diisolasi sementara.

"Menghadapi situasi ini dan sesuai dengan peraturan kesehatan internasional, pemerintah Guinea mengumumkan epidemi Ebola," kata Kementerian Kesehatan setempat, dikutip dari Reuters.

Pasien Ebola pertama yang meninggal dimakamkan pada 1 Februari adalah seorang perawat di pusat kesehatan setempat. Wabah Ebola sudah menyerang Afrika Barat sejak tahun 2013-2016 di Nzerekore, wilayah itu juga terus berupaya mengatasi penyebaran Ebola yang setidaknya sudah membunuh lebih dari 11 ribu orang.

Sebagian besar kasus ditemukan di Guinea, Liberia, dan Sierra Leone. Guinea juga masih harus melawan wabah COVID-19, sejauh ini ada 14.895 kasus COVID-19 yang ditemukan dan 84 kematian dicatat.

Tak seperti COVID-19, Ebola tak bisa ditularkan oleh mereka yang terinfeksi tanpa gejala. Namun, Ebola bisa menyebar melalui kontak dengan cairan tubuh dan memiliki angka kematian yang jauh lebih tinggi dari COVID-19.

Kementerian mengatakan petugas kesehatan sedang mencoba untuk melacak dan mengisolasi kontak kasus Ebola dan akan membuka pusat perawatan di Goueke, yang berjarak kurang dari satu jam berkendara dari Nzerekore.

Pihak berwenang juga telah meminta vaksin Ebola kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Vaksin baru telah sangat meningkatkan tingkat kelangsungan hidup dalam beberapa tahun terakhir.



Simak Video "Wabah Ebola Muncul Lagi, 3 Orang di Guinea Meninggal"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)
Topik Hangat Wabah Ebola di Guinea