Rabu, 17 Feb 2021 21:40 WIB

Hidup Sehat Kok Kena Kanker Prostat? Ini Penjelasan Dokter

Ardela Nabila - detikHealth
Ultrasound medical device Kanker prostat (Foto: iStock)
Jakarta -

Beberapa saat lalu psikolog anak Seto Mulyadi atau yang akrab dengan sebutan Kak Seto mengumumkan bahwa dirinya didiagnosis mengidap kanker prostat. Padahal, ia diketahui menjalani gaya hidup yang sehat.

Kanker prostat merupakan kanker dengan pengidap terbanyak ke-4 di dunia dan menempati urutan ke-2 kanker yang diidap oleh pria setelah kanker paru. Di Indonesia, kanker prostat memiliki jumlah pengidap terbanyak ke-4, yakni sebanyak 25.012 orang.

Seringnya, kanker prostat terdiagnosis ketika sudah dalam stadium lanjut. Padahal, keberhasilan sembuh dari kanker prostat lebih tinggi jika kanker tersebut diketahui lebih dini, sehingga sel kanker dapat segera diangkat.

Konsultan Uro-Onkologi, dr Agus Rizal Ardy Hariandy Hamid, Sp U(K), PhD, mengatakan bahwa mengonsumsi makanan tinggi lemak dan rendah serat dapat menjadi salah satu pemicu dan meningkatkan risiko terjadinya kanker prostat.

Namun begitu, orang-orang yang telah menjalani gaya hidup sehat juga tetap bisa terserang kanker prostat. Menurut dr Agus, penyebab kanker prostat bersifat multifaktoral.

"Mungkin orang yang sudah hidup sehat benar, berolahraga benar, kelola stres dengan benar, dan istirahat cukup, masih terkena kanker prostat biasanya ada suatu faktor genetik atau memang bawaan dari tubuhnya," ujar dr Agus pada acara Virtual Media Briefing dalam rangka memperingati World Cancer Day 2021 pada Rabu (17/2/2021).

Menurut dr Agus, harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab seseorang terkena kanker prostat. Namun dipastikan, pola hidup sehat dapat menurunkan risiko terjadinya kanker prostat.

"Apa pun yang kita kerjakan, hidup sehat, makan sehat, hanya dapat menurunkan risiko terjadinya kanker prostat. Yang terpenting adalah bagaimana kita dapat mendeteksi kanker prostat pada stadium dini," jelasnya.



Simak Video "Kenali Gejala Dini Kanker Pada Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)