Jumat, 19 Feb 2021 18:16 WIB

Viral Formulir Pendaftaran Vaksin COVID-19 Lansia, Ini Kata Kemenkes

Firdaus Anwar - detikHealth
Womens hand typing on mobile smartphone, Live Chat Chatting on application Communication Digital Web and social network Concept. Work from home. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/oatawa)
Jakarta -

Viral di WhatsApp formulir pendaftaran vaksin COVID-19 untuk lansia. Dalam pesan tersebut tercantum berbagai tautan pendaftaran yang mengarah ke formulir online di Google.

Tautan yang ada di pesan viral terbagi menjadi beberapa bagian berdasarkan wilayah mulai dari Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, dan Bali. Formulir menunjukkan logo dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Juru bicara program vaksinasi dari Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi, mengonfirmasi tautan formulir pendaftaran vaksin COVID-19 lansia tersebut. Disebut bahwa tautan masih dalam perbaikan.

"Masih ada perbaikan. Tunggu dulu ya," kata Nadia saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (19/2/2021).

Lansia memang jadi salah satu kelompok yang ditargetkan mendapat vaksinasi COVID-19 di tahap kedua. Ada sekitar 21 juta orang lansia akan menjadi sasaran.

Tak sama seperti pemberian vaksin pada kelompok lain, usia lansia akan mendapatkan perlakuan khusus. Salah satunya soal interval jarak pemberian dosis pertama dan kedua vaksin Corona, yakni 28 hari. Pada kelompok usia dewasa lainnya, interval pemberian adalah 14 hari.

Sebelum mendapat vaksin para lansia juga akan mendapat pertanyaan terkait kondisi kesehatan, seperti:

1. Apakah mengalami kesulitan untuk naik 10 anak tangga?

2. Apakah sering merasa kelelahan?

3. Apakah memiliki paling sedikit 5 dari 11 penyakit (Hipertensi, diabetes, kanker, penyakit paru kronis, serangan jantung, gagal jantung kongestif, nyeri dada, asma, nyeri sendi, stroke dan penyakit ginjal)?

4. Apakah mengalami kesulitan berjalan kira-kira 100 -200 meter?

5. Apakah mengalami penurunan berat badan yang bermakna dalam setahun terakhir?



Simak Video "Langkah Kemenkes Optimalkan Vaksinasi COVID-19 untuk Lansia"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)