Senin, 01 Mar 2021 06:23 WIB

3 Fakta di Balik Vaksinasi COVID-19 Besar-besaran di India

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination. Ilustrasi vaksin COVID-19 (Foto: iStock)
Topik Hangat Kapan Corona Hilang?
Jakarta -

India tengah jadi sorotan terkait target ambisiusnya untuk memvaksinasi 300 juta warga dalam waktu 7 bulan saja. Jurnal ilmiah The Lancet menyebutnya kampanye vaksinasi COVID-19 terbesar di dunia.

Hingga 8 Februari, tercatat lebih dari 6 juta orang di negara ini telah divaksin. Mantan Direktur WHO Regional Asia Tenggara, Prof Tjandra Yoga Aditama, menyebut cakupan ini cukup tinggi.

"Vaksinasi (di India) sudah dimulai 16 Januari 2021 (3 hari sesudah Indonesia memulai), dan sampai 28 Februari hari ini sudah divaksinasi 14,3 juta orang, jadi tinggi sekali cakupannya," sebut Prof Tjandra, dalam keterangannya untuk wartawan, Minggu (28/2/2021).

Hingga Agustus 2021, India menargetkan vaksinasi COVID-19 kepada 300 juta warganya. Angka ini mencakup 30 juta tenaga kesehatan dan pelayan publik di garda depan, serta 270 juta lansia dan penduduk dengan penyakit komorbid.

Ada dua jenis vaksin yang digunakan yakni Covishield (Serum Institute of India Ltd) dan Covaxin (Bharat Biotech International Ltd).

Menurut Prof Tjandra, ada 3 strategi yang diterapkan India untuk meningkatkan cakupan vaksinasi.

1. Melibatkan swasta

Menurut Prof Tjandra, India mulai 1 Maret akan mulai melibatkan fasilitas pelayanan kesehatan swasta. Langkah ini akan mempermudah warga mendapat vaksinasi di dekat tempat tinggal, tanpa harus antre maupun mendaftar dengan prosedur birokrasi lainnya.

"Tinggal langsung datang saja dengan membawa kartu identitas," kata Prof Tjandra yang berkantor di India pada 2015 hingga 2020.

2. Murah

Vaksinasi di fasilitas pemerintah tidak dikenakan biaya. Sedangkan di fasilitas swasta, Prof Tjandra menyebut biaya yang dibayarkan hanya 250 rupee atau sekitar Rp 50 ribu dan tanpa tambahan biaya apapun.

3. Prioritas nakes dan lansia

Para petugas kesehatan dan petugas publik di lini terdepan yang belum sempat divaksin pada Januari-Februari 2021 masih akan menjadi prioritas. Demikian juga dengan para lansia di atas 60 tahun, serta kelompok usia 45-59 tahun yang memiliki penyakit komorbid.



Simak Video "Herd Immunity akan Sulit Dicapai Jika..."
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)
Topik Hangat Kapan Corona Hilang?