Rabu, 10 Mar 2021 11:53 WIB

Terawan Buka-bukaan Soal Vaksin Nusantara, Ungkap Alasan Bikin Vaksin Corona

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Anggota Komisi IX Ribka Tjiptaning dari Fraksi PDIP berbicara soal singkatan korona yakni komunitas rondo mempesona. dr Terawan Agus Putranto. (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta -

Vaksin Nusantara yang diprakarsai oleh mantan Menteri Kesehatan RI dr Terawan Agus Putranto hingga kini masih menjadi sorotan. Vaksin ini diklaim sebagai vaksin COVID-19 pertama di dunia yang menggunakan sel dendritik.

Dalam rapat dengan Komisi IX DPR RI, dr Terawan mengungkap alasannya mengembangkan vaksin Nusantara. Ia menyebut, sejak 2015, dirinya telah mengembangkan sel dendritik di cell cure center RSPAD Gatot Subroto. Setelah ada ide untuk mengembangkan vaksin COVID-19 dengan metode dendritik, ia langsung menyambut baik.

"Sejak 2015 saya sudah mengembangkan proses cell dendritic vaccine di cell cure center RSPAD Gatot Subroto sehingga ini terus berkembang sehingga begitu ada ide untuk dentrikti vaksin untuk COVID-19, gayung jadi bersambut," ujarnya, Rabu (10/3/2021).

"Kami juga sudah mendapatkan uji binatang terhadp vaksin dendritik melalui pihak ketiga di AS yang membuat mantap kami untuk ikut peran serta untuk mengenbangkan vaksin COVID-19 berbasis dendritik," lanjutnya

dr Terawan optimis vaksin Nusantara yang berbasis dendritik sangat aman karena sifatnya individual. Vaksin ini merupakan autolog karena bersumber dari darah pasien sendiri dan diharapkan akan aman diberikan ke subjek.

Saat ini vaksin Nusantara dikembangkan oleh RSUP dr. Kariadi Semarang bersama Universitas Diponegoro. dr Terawan berharap ke depannya, vaksin Corona Nusantara akan terus mendapat dukungan dari pemerintah.

"Mudah-mudahan ini terus berlanjut supporting dari Kementerian Kesehatan dan juga Badan POM," pungkasnya.



Simak Video "Lihat Lagi Klaim Terawan Soal Vaksin Nusantara Diakui Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)