Rabu, 10 Mar 2021 16:18 WIB

Selain Varian Corona B117, IDI Waspadai Juga Mutasi N439K dari Inggris

Firdaus Anwar - detikHealth
B.1.1.7, Mutation, Coronavirus, England, B117, European Union (Foto: Getty Images/iStockphoto/Enes Evren)
Topik Hangat Corona B117 Masuk RI
Jakarta -

Indonesia telah mengumumkan temuan kasus varian COVID-19 B117 dari Inggris. Setidaknya sudah ada enam kasus COVID-19 B117 yang terkonfirmasi dengan tiga di antaranya ditemukan di DKI Jakarta, satu di Kalimantan Utara, satu di Sumatera Utara, dan satu di Sumatera Selatan.

Temuan varian B117 jadi perhatian karena disebut dalam studi bersifat lebih mudah menular. Varian B117 diklaim sebagai salah satu penyebab kembalinya gelombang kasus COVID-19 di Eropa beberapa waktu lalu.

Terkait hal tersebut, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) juga mewaspadai varian baru COVID-19 lainnya yang mengandung mutasi N439K. Varian ini dijelaskan bisa lebih 'pintar' dalam menghadapi antibodi dan kini sudah menyebar di 30 negara.

"Belum lama ini pemerintah mengumumkan varian B117 dan di dunia telah terdapat varian baru lagi yang berkembang ditemukan di Inggris yakni N439K," tulis Pengurus Besar IDI dalam keterangan pers yang diterima detikcom pada Rabu (10/3/2021).

"Varian N439K ini yang sudah lebih di 30 negara ternyata lebih 'smart' dari varian sebelumnya, karena ikatan terhadap reseptor ACE2 di sel manusia lebih kuat dan tidak dikenali oleh poluclonal antibody yang terbentuk dari imunitas orang yang pernah terinfeksi," lanjut paparan IDI.

Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr Daeng M Faqih, menjelaskan bahwa saat ini COVID-19 sudah menyebar luas di hampir seluruh daerah Indonesia. Apa yang kini bisa dilakukan adalah menekan angka kematian dengan menargetkan kelompok berisiko.

Caranya dengan memastikan mereka yang memiliki komorbid atau kondisi penyerta bisa melakukan kontrol kesehatan rutin, memastikan masyarakat memakai masker yang benar dan berkualitas (medical grade), dan udara di dalam ruangan bisa selalu dibersihkan.

"Kalau mau mendorong menyeimbangkan dengan perekonomian yang baik, tetap beraktivitas adaptasi kebiasaan yang baru, Tiga ini harus dipastikan jalan dulu," ungkap dr Daeng.



Simak Video "Ahli Sebut Ada 48 Kasus Mutasi Corona N439K di RI"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)
Topik Hangat Corona B117 Masuk RI