Jumat, 12 Mar 2021 15:25 WIB

Kemenkes Sebut 3 Varian COVID-19 yang Diwaspadai, Salah Satunya 'Varian Raja'

Firdaus Anwar - detikHealth
United Kingdom, British flag on the COVID-19, coronavirus, virus one side is dark, one side is bright Varian COVID-19 B117 disebut juga sebagai varian Inggris. (Foto: Getty Images/iStockphoto/s-cphoto)
Jakarta -

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML), Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi menjelaskan saat ini ada tiga varian COVID-19 yang diwaspadai. Salah satunya, varian B117, sudah terdeteksi di Indonesia.

"Jadi memang ada tiga sebenarnya yang sudah direkomendasikan juga oleh WHO untuk jadi perhatian utama kita. Pertama B117, kemudian dua lainnya... yang dari Afrika dan terakhir varian dari Brasil," kata Nadia dalam konferensi pers yang disiarkan BNPB, Jumat (12/3/2021).

"Ketiga ini yang sering kita lakukan pengamatan. Karena sebenarnya mutasi itu banyak sekali, tapi tiga ini yang secara khusus dikatakan oleh WHO untuk terus menerus dimonitoring," lanjutnya.

Varian COVID-19 dari Afrika yang dimaksud Nadia dikenal dengan sebutan B1351. Varian ini mendapat sorotan karena beberapa studi menemukan adanya penurunan efikasi vaksin terhadap varian ini. Beberapa pakar menyebutnya 'varian raja'.

Sementara varian COVID-19 dari Brasil dikenal dengan sebutan P1. Studi menyebut varian ini bisa lebih resistan terhadap antibodi yang dimiliki oleh penyintas, sehingga bisa menyebabkan kasus reinfeksi.

"Ini tantangan kita. Varian B117 itu sudah dilaporkan di 70 negara, kemudian B1351 atau kita sebut varian dari Afrika itu juga sudah dilaporkan lebih dari 20 negara, dan varian P1 atau dari Brasil sudah ditemukan lebih dari 30 negara," ungkap Nadia.



Simak Video "Update Kasus Pasien Corona RI B117, B1351 dan B1617"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)