Jumat, 12 Mar 2021 20:34 WIB

Kemenkes: Batch 1 Vaksin Sinovac Kedaluwarsa Maret, Stok Lain Masih Setahun

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Vaksinasi COVID-19 untuk pedagang, PKL dan pekerja sektor informal digelar secara massal di Pasar Beringharjo, Yogyakarta. Total ada 19.900 pedagang yang akan divaksin. Vaksin COVID-19 (Foto: PIUS ERLANGGA)
Jakarta -

Pemerintah terus mendorong akselerasi pelaksanaan vaksinasi COVID-19. Selain demi mempercepat pembentukan herd immunity, proses vaksinasi terus dilakukan sebelum masa kedaluwarsa vaksin.

Masa kedaluwarsa vaksin Corona Sinovac disebut hanya sampai 25 Maret 2021. Juru bicara vaksinasi Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan vaksin yang kedaluwarsa di tanggal tersebut adalah vaksin Sinovac yang datang di gelombang pertama.

"Batch pertama yang 1,2 juta (kedaluwarsa Maret-red). Sepertinya sudah habis karena batch 1 ya," katanya saat dihubungi detikcom, Jumat (12/3/2021).

Seperti yang diberitakan, sebanyak 1,2 juta dosis vaksin COVID-19 Sinovac di awal Desember 2020 lalu. Vaksin ini digunakan untuk memvaksinasi tenaga kesehatan sebagai kelompok prioritas.

Meski demikian, vaksinasi Corona di Indonesia masih tetap dibayang-bayangi masa kedaluwarsa. Saat ditanyai perihal vaksin lain yang saat ini beredar, Nadia mengatakan masa tahannya masih menunggu kelanjutan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Masih 1 tahun (masa kedaluwarsa-red). Nanti kita lihat pengumuman BPOM," pungkasnya



Simak Video "Rekomendasi Baru Sinovac soal Penggunaan Vaksin Corona Buatannya"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)