Senin, 15 Mar 2021 19:14 WIB

Vaksin Nusantara Masih Terganjal 'Restu' BPOM, Ganjar Siap Beri Dukungan

Angling Adhitya Purbaya - detikHealth
vaksin nusantara Riset Vaksin Nusantara (Foto: Angling/detikHealth)
Semarang -

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) belum memberikan izin uji fase kedua untuk vaksin Nusantara yang diteliti di RSUP dr Kariadi Semarang. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan tim peneliti bisa berkonsultasi jika memiliki kesulitan.

Hal itu diungkapkan Ganjar usai rapat penanganan COVID-19 di kantornya. Ganjar mengatakan sebenarnya sudah sempat berkomunikasi dengan tim peneliti, namun akan ada pertemuan lagi.

"Kemarin saya coba komunikasi dengan mereka yang beraktivitas di dalam, ya timnya, ya rumah sakitnya. Minggu ini tim akan sampaikan perkembangan seperti apa dan kesulitannya apa. Harapannya kita tahu, pemerintah provinsi akan tahu," kata Ganjar, Senin (15/3/2021).

Ganjar menjelaskan pada prinsipnya pemerintah daerah mendukung karya anak bangsa. Namun, saat akan mendukung harus tahu masalahnya seperti apa.

"Prinsipnya kita dukung karya anak bangsa, seperti kata Pak Presiden apakah itu vaksin Merah Putih, Nusantara, atau yang lain. Seperti apa teknisnya dan masalahnya fasilitas apa yang mesti ada. Agar kita bisa beri kepercayaan pada anak-anak bangsa," ujarnya.

Untuk diketahui, Vaksin Nusantara yang sudah rampung uji fase pertama belum mendapatkan izin dari BPOM untuk melanjutkan fase berikutnya. Vaksin besutan Terawan Agus Putranto itu penelitiannya dinilai tak sesuai kaidah klinis pembuatan vaksin.

"Pemenuhan kaidah good clinical practice juga tidak dilaksanakan dalam penelitian ini," ungkap Kepala BPOM Penny K Lukito dalam raker DPR Komisi IX Rabu (10/3/2021).

Meski begitu, Penny menyebut akan ada pembahasan lebih lanjut di 16 Maret mendatang. Direncanakan, akan ada hearing bersama para pihak peneliti untuk beberapa catatan dalam uji klinis tahap pertama vaksin Nusantara.



Simak Video "Potret Moeldoko Saat Disuntik Vaksin Nusantara oleh Terawan"
[Gambas:Video 20detik]
(alg/up)