Kata Ahli Jantung Soal Kemungkinan Pembekuan Darah Usai Terima Vaksin

ADVERTISEMENT

Kata Ahli Jantung Soal Kemungkinan Pembekuan Darah Usai Terima Vaksin

Ayunda Septiani - detikHealth
Selasa, 16 Mar 2021 12:39 WIB
Ratusan tenaga pendidik menjalani vaksinasi COVID-19 hari ini. Vaksinasi itu dilakukan agar sekolah bisa memulai belajar tatap muka pada tahun ajaran baru.
Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Belum lama ini vaksin Corona AstraZeneca ramai jadi perbincangan setelah terjadi kasus pembekuan darah usai menerima vaksin tersebut.

Hal ini pun membuat beberapa negara yang menggunakan vaksin AstraZeneca disetop sementara di sejumlah negara.

Dokter jantung yang juga influencer kesehatan dari RS Siloam Karawaci dr Vito A Damay, SpJP menjelaskan bahwa pembekuan darah seharusnya tidak menjadi suatu efek samping langsung dari vaksin Corona.

Vaksin ini bekerja dengan meningkatkan kekebalan tubuh. Seharusnya, vaksin manapun dengan berbagai macam mekanisme atau cara kerja, seharusnya tidak menyebabkan pembekuan darah, kecuali kalau pada seseorang memang sudah punya penyakit yang mendasari.

"Jadi ada kasus di mana terjadi bekuan darah pada pasien-pasien yang sudah mendapat injeksi vaksin COVID-19 yang tertentu," jelas dr Vito, saat dihubungi detikcom, Selasa (16/3/2021).

Selain itu, dr Vito menilai wajar jika masyarakat yang bertanya-tanya apakah vaksin aman atau tidak. Ia menyebutkan, kalau memang vaksin ini diteliti lebih lanjut, vaksin akan disetop dulu untuk sementara. Tapi, bukan berarti vaksin ini sama sekali tidak boleh dipakai.

"Tapi disetop dulu sekarang sampai terbukti ini bukan kejadian langsung dari vaksin," tambah dr Vito.

dr Vito juga menyebutkan, proses pembekuan darah pada dasarnya adalah mekanisme yang normal di dalam tubuh. Tetapi beberapa orang ada yang mengalami gangguan pembekuan darah yang berakibat fatal, seperti pasien yang mengalami serangan jantung dan pasien COVID-19.



Simak Video "Seputar Virus Covid-19 yang Diyakini Buatan Manusia"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT